Rabu, 04 Agu 2021 16:39 WIB

Kabar Duka, IDI Catat Sudah 640 Dokter Gugur Akibat COVID-19

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Direktur Penunjang Medik RSU dr Soetomo, Prof Dr dr Hendrian Dwikoloso Soebagjo SpM(K) FICS tutup usia Foto ilustrasi: Esti Widiyana
Jakarta -

Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) kembali melaporkan update data dokter yang wafat akibat COVID-19. Disebutkan per 3 Agustus 2021, total sudah ada 640 dokter yang meninggal karena infeksi virus Corona di Indonesia.

"Per 3 Agustus, angka kami update dengan jumlah angka yang masih tinggi, 640 dokter sejawat yang telah gugur," kata dr Mahesa dalam konferensi pers Tim Mitigasi PB IDI, Rabu (4/8/2021).

Jumlah ini meningkat sebanyak 42 dokter dari update sebelumnya, yakni 598 dokter pada 27 Juli 2021. dr Mahesa pun mengatakan sebanyak 84 persen dari dokter yang meninggal berjenis kelamin pria, sedangkan wanita 12 persen.

"Penambahan di 3 Agustus sebanyak 640 kami laporkan ada 9 provinsi di mana ada penambahan sebanyak 42 sejawat dokter, yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Bali, Kalimantan Timur, Lampung, dan Gorontalo," jelasnya.

Namun, ia berharap kasus kematian dokter ini bisa segera semakin turun seiring menurunnya angka penambahan kasus Corona di Indonesia dalam beberapa pekan terakhir selama pelaksanaan PPKM level 4.

"Dan dengan penurunan kasus, mudah-mudahan teman-teman sejawat tenaga kesehatan tetap optimal memberikan pelayanan dengan stamina yang baik, sehingga keselamatan dan kesehatan mereka tetap terjaga dan terus memberikan pelayanan hingga kasus dapat ditekan dengan minimal positivity rate di bawah 5 persen," ujar dr Mahesa.

Berikut data sebaran 640 dokter yang meninggal akibat COVID-19 di Indonesia, per 3 Agustus 2021.

  • Jawa Timur: 140 dokter
  • Jawa Tengah: 96 dokter
  • DKI Jakarta: 94 dokter
  • Jawa Barat: 94 dokter
  • Sumatera Utara: 43 dokter
  • Sulawesi Selatan-Barat: 27 dokter
  • Banten: 21 dokter
  • DI Yogyakarta: 15 dokter
  • Riau: 13 dokter
  • Sumatera Selatan: 12 dokter
  • Bali: 10 dokter
  • Aceh: 9 dokter
  • Kalimantan Selatan: 8 dokter
  • Sulawesi Utara: 8 dokter
  • Lampung: 8 dokter
  • Kalimantan Timur: 8 dokter
  • Kepulauan Riau: 7 dokter
  • Sumatera Barat: 3 dokter
  • Sulawesi Tengah: 2 dokter
  • Bengkulu: 2 dokter
  • Kalimantan Tengah: 2 dokter
  • Jambi: 2 dokter
  • Papua Barat: 2 dokter
  • Bangka Belitung: 2 dokter
  • Sulawesi Tenggara: 2 dokter
  • Nusa Tenggara Barat: 2 dokter
  • Gorontalo: 2 dokter
  • Maluku Utara: 1 dokter
  • Papua: 1 dokter.


Simak Video "IDI Dukung Program Vaksin Berbayar Kimia Farma, Asalkan..."
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/kna)