Senin, 09 Agu 2021 17:24 WIB

Kisah Viral 'Suntik Kosong' Vaksinasi COVID-19, Pernah Ada Juga di Karawang

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Vaksinasi COVID-19 terus digencarkan meski di tengah pemberlakuan PPKM Darurat. Hingga saat ini sudah lebih dari 42 juta warga Indonesia disuntik vaksin Corona. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Program vaksinasi COVID-19 masih terus berlanjut di banyak negara di dunia, termasuk juga di Indonesia. Dibutuhkan sekurangnya 70 persen populasi tervaksinasi agar terbentuk herd immunity atau kekebalan kelompok.

Di tengah gencarnya upaya vaksinasi, ada sejumlah kabar viral soal dugaan suntik kosong beredar di media sosial. Yang dimaksud suntik kosong adalah petugas menyuntikkan jarum ke lengan pasien, namun tidak terlihat menginjeksikan isinya.

Jika benar tidak diinjeksikan, tentunya tidak akan memberikan manfaat. Namun beberapa kasus yang sempat viral tengah ditelusuri untuk memastikan kebenarannya.

Berikut beberapa kasus dugaan 'suntik kosong' vaksin COVID-19 yang terjadi akhir-akhir ini.

1. Vaksinasi dengan jarum kosong di Ekuador

Viral sebuah video yang menunjukkan pria yang disuntik dengan jarum 'kosong' saat vaksinasi COVID-19. Dalam video tersebut, si vaksinator terlihat hanya menusukkan jarum tanpa menginjeksi isinya.

Potongan video tersebut viral dan sempat dinarasikan terjadi di Indonesia.

Juru bicara program vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan bahwa video tersebut tidak mungkin direkam di Indonesia. Itu karena penyuntikan vaksin di Indonesia selama ini menggunakan jarum auto distract syringe atau ADS.

"Sepertinya tidak mungkin ya (terjadi di Indonesia)... Karena suntikan yang kita gunakan itu namanya ADS yang artinya suntikan sekali pakai dan setelah itu akan rusak dengan sendiri, jadi hanya betul-betul sekali pakai," kata dr Nadia pada Mei 2021.

Faktanya, berdasarkan penelusuran AFP video tersebut adalah proses vaksinasi yang gagal di Ekuador. Ini diketahui berdasarkan laporan media setempat El Universo pada 25 April 2021 lalu yang menggunakan foto dari video tersebut.

2. 'Suntik kosong' vaksin di Karawang

Beberapa waktu lalu, sebuah video soal vaksinasi COVID-19 berdurasi 14 detik yang disebut terjadi di Karawang juga sempat menghebohkan media sosial. Pasalnya, dalam video tersebut terlihat seorang vaksinator diduga tidak menyuntikkan cairan vaksin COVID-19 ke tubuh pasien.

Terkait kasus ini, juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Karawang dr Fitra Hergyana mengatakan nakes yang diduga ada dalam video tersebut tengah dalam tahapan investigasi. Namun, belum bisa dipastikan apakah petugas vaksinator yang dimaksud itu dipastikan tidak menyuntikkan cairan vaksin ke tubuh pasien.

"Saat ini sedang kami tindak lanjut dari pemerintah daerah, bupati, dan dinas kesehatan, kapolres, sudah langsung cek ke lapangan," jelas dr Fitra saat dihubungi detikcom, Juli 2021.

Untuk memastikannya, Bupati Karawang dr Hj Cellica Nurrachadiana mengatakan si penerima vaksin juga menjalani tes darah untuk memastikan apakah ia mendapat 'suntikan kosong' atau vaksin yang benar.

3. Dugaan 'suntik kosong' di Jakarta Utara

Viral sebuah video soal vaksinasi COVID-19 di akun Twitter @irwan2yah. Dalam video tersebut, terlihat seorang pria berbaju putih yang tengah mengikuti program vaksinasi, yang diduga disuntikkan jarum kosong.

Akun @irwan2yah tersebut menuliskan narasi nakes yang diduga menyuntik jarum kosong itu telah meminta maaf atas perbuatannya dan mengulangi proses vaksinasi dengan benar. Menanggapi ini, juru bicara program vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan akan menelusuri kebenaran video tersebut ke Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

"Kami telusuri ke DKI dulu ya kasus di Pluit ini," tutur dr Nadia kepada detikcom Senin (9/8/2021).

Sementara itu, Polres Metro Jakarta Utara juga sudah menyelidiki informasi viral tersebut. Permintaan keterangan sejumlah saksi di lokasi diduga jarum suntik kosong disuntikkan pun dilakukan.

"Sudah cek TKP, kemudian juga sudah minta keterangan beberapa orang, tapi kan belum lengkap," ujar Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Guruh Arif Setiawan saat dihubungi detikNews, Senin (9/8/2021).



Simak Video "Israel Mulai Vaksinasi Anak Usia 5-11 Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)