Selasa, 10 Agu 2021 22:00 WIB

Mengenal Penyakit Jantung Bawaan pada Anak, Gejala dan Faktor Risikonya

Rita Puspita Rachmawati - detikHealth
ilustrasi jantung anak Foto: thinkstock
Jakarta -

Penyakit Jantung Bawaan (PJB) merupakan kondisi cacat lahir yang paling banyak ditemukan pada anak. Penyakit ini sulit dicegah namun dapat dikenali gejala dan faktor risikonya.

Di Indonesia, PJB paling banyak ditemukan pada anak. Setiap tahunnya, diperkirakan terdapat 50.000 kasus baru PJB.

Sampai saat ini, penyebab PJB yang dapat diketahui hanya 20 persen. Sedangkan 80 persen lainnya tidak diketahui penyebabnya.

Selama ini, penyebab PJB disebut karena kurang gizi atau infeksi selama kehamilan. Padahal, ini juga baru sebatas dugaan.

Jenis PJB juga bermacam-macam, ada yang mengalami kelainan pada katup, kelainan pada dinding jantung, atau kelainan pada pembuluh darah.

Pencegahan PJB dilakukan dengan premarital counseling. Pada proses ini akan diperhatikan berbagai faktor-faktor risiko, seperti paparan zat toksik, infeksi, bahan kimia, riwayat PJB pada keluarga, dan sebagainya.

Gejala dan Faktor Risiko

Gejala PJB pada Bayi:

  • Tampak semburat kebiruan atau kehitaman pada bibir, kulit, atau jari-jari
  • Tampak kelelahan dan kesulitan bernapas terutama ketika disusui
  • Berat badan rendah
  • Pertumbuhan terhambat
  • Pembengkakan pada tungkai, perut, atau sekitar mata
  • Infeksi paru-paru yang berulang
  • Sering keringat dingin

Gejala PJB pada anak dan remaja

  • Detak jantung tidak beraturan
  • Pusing dan sering kelelahan, terutama saat berolahraga
  • Kesulitan bernapas atau napas terengah-engah
  • Pembengkakan di kaki, pergelangan kaki, atau tangan
  • Kulit tampak kebiruan (sianosis)
  • Mudah pingsan atau kehilangan kesadaran

Faktor risiko PJB pada anak dipengaruhi oleh kesehatan dan gaya hidup sang ibu. Jika ibu memiliki beberapa penyakit di bawah ini, sebaiknya melakukan skrining sebelum merencanakan kehamilan.

  • Penyakit metabolik yang diderita ibu (seperti diabetes & hipertensi)
  • Konsumsi obat-obatan
  • Konsumsi alkohol
  • Merokok
  • Mengalami infeksi virus rubella
  • Faktor keturunan

Berikut ulasan mengenai penanganan yang tepat bagi anak dengan penyakit jantung bawaan.

KLIK DI SINI UNTUK KE HALAMAN SELANJUTNYA



Simak Video "Kerja Tak Kenal Waktu, Ini Risikonya untuk Kesehatan!"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)