Senin, 16 Agu 2021 09:04 WIB

Benarkah Efek Samping Vaksin Moderna Lebih 'Nampol'? Ini Temuan Komnas KIPI

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Nakes di Boyolali mendapat vaksin dosis ketiga Vaksin Moderna. (Foto: Ragil Ajiyanto)
Jakarta -

Vaksin Moderna disebut-sebut memberikan efek samping yang lebih kuat dan lebih terasa dibandingkan vaksin COVID-19 lainnya. Tidak sedikit tenaga kesehatan yang menceritakan pengalamannya dan membandingkan efek sampingnya di media sosial.

"Kalau Sinovac, aku efeknya hanya pusing ringan level 1-2 (dari 10). Sumer badan mungkin 36,5 dan nyeri di bekas vaksin hanya rendah tingkatan sakitnya. Beda banget sama Moderna," kata seorang nakes asal Surabaya, Fita, kepada detikcom.

Vaksin Moderna telah diberikan ke sejumlah tenaga kesehatan sebagai booster atau vaksin ketiga. Selain itu vaksin Moderna akan diberikan pada masyarakat non-nakes sebagai dosis 1 dan 2.

Untuk kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) vaksin Moderna, Ketua Komnas KIPI Prof Hindra Irawan Satari mengatakan temuan KIPI cenderung ringan dan bisa diatasi. Terkait efek samping yang lebih terasa, Prof Hindra menyebut keluhan tersebut akan berbeda tergantung kepekaan penerima.

"Sebagian besar KIPI bersifat ringan dan singkat serta menghilang tanpa atau dengan pengobatan. Reaksi seseorang terhadap KIPI berbeda bergantung kepekaan masing-masing," kata Prof Hindra.

Data yang masuk ke Komnas KIPI menunjukkan nyeri di tempat suntikan adalah keluhan terbanyak. Namun keluhan lain proporsinya kurang dari 20 persen.

Seperti vaksin apa pun, vaksin COVID-19 yang berbasis mRNA juga dapat menyebabkan efek samping jangka pendek yang ringan, seperti demam ringan atau nyeri atau kemerahan di tempat suntikan. Sebagian besar reaksi terhadap vaksin bersifat ringan dan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari.

"Tentu saja setiap platform vaksin memberikan efek yang berbeda," kata Prof Hindra.

Vaksin dirancang untuk memberi kekebalan tanpa bahaya harus terkena penyakit. Sangat umum untuk mengalami beberapa efek samping ringan hingga sedang saat menerima vaksinasi.



Simak Video "Respons Moderna Usai Swedia Cs Setop Sementara Penggunaan Vaksinnya"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)