Selasa, 17 Agu 2021 09:30 WIB

Twitter Ubah Font, Netizen Komplain Sensitif untuk Mata dan Bikin Sakit

Firdaus Anwar - detikHealth
LONDON, ENGLAND - NOVEMBER 07:  In this photo illustration, the Twitter logo and hashtag #Ring! is displayed on a mobile device as the company announced its initial public offering and debut on the New York Stock Exchange on November 7, 2013 in London, England. Twitter went public on the NYSE opening at USD 26 per share, valuing the companys worth at an estimated USD 18 billion.  (Photo by Bethany Clarke/Getty Images) Foto: GettyImages
Jakarta -

Media sosial Twitter menerima banyak keluhan dari netizen usai melakukan perubahan desain situsnya. Twitter menyebut perubahan desain dilakukan untuk mempermudah pengguna, namun sebagian netizen malah mengaku jadi tidak nyaman bahkan sampai sakit kepala.

Beberapa netizen berkomentar bahwa desain tulisan atau font yang baru lebih sulit untuk dibaca, membingungkan, dan terlalu terang. Ini menjadi tantangan terutama bagi orang-orang yang dari awal sudah memiliki gangguan penglihatan.

"Tulisannya lebih kecil dan padat jadi lebih menempatkan beban untuk mata saya," kata satu pengguna seperti dikutip dari BBC, Selasa (17/8/2021).

"Mustahil dibaca bila seseorang memiliki gangguan fungsi penglihatan dan atau pikiran," lanjut pengguna lain.

Menanggapi hal ini, Twitter mengumumkan sedang berusaha memperbaiki masalah dan mendengar masukan-masukan dari netizen.

"Kami melakukan perubahan kontras pada semua tombol sehingga lebih mudah dilihat karena kalian bilang desain yang baru tidak nyaman untuk orang dengan penglihatan sensitif. Kami mendengarkan dan mencoba lagi," tulis Twitter.



Simak Video "Fakta Soal Mata Bengkak Gara-gara Sering Main Handphone"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)