Rabu, 18 Agu 2021 15:30 WIB

Target Testing COVID-19 RI Belum Juga Tercapai, Satgas Beberkan Kendalanya

Vidya Pinandhita - detikHealth
Meski Presiden Jokowi telah menurunkan harga tes PCR namun fakta di lapangan harga tersebut belum sesuai dengan instruksi. Ilustrasi tes COVID-19. (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Meski penambahan kasus harian COVID-19 melambat, jumlah testing COVID-19 di Indonesia belum mencapai target. Ada wilayah yang sudah sukses mencapai testing 100 persen per hari, namun ada juga wilayah yang menyentuh 50 persen pun belum.

Satgas COVID-19 menyebut, hal ini masih menjadi evaluasi Kementerian Kesehatan bersama dinas kesehatan provinsi.

"Salah satu (kendala) adalah peningkatan jumlah testing terkadang untuk beberapa wilayah terutama di luar pulau Jawa ada yang masih aksesnya terbatas," jelas Ketua Bidang Data Dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan COVID-19, dr Dewi Nur Aisyah, dalam konferensi pers virtual, Rabu (18/8/2021).

"Jumlah PCR-nya tidak akan mampu untuk menutupi jumlah standar pemeriksaan yang diharapkan sehingga perlu ada penambahan alat," lanjutnya.

Selain itu, menurut dr Dewi, jumlah pekerja laboratoriun di sejumlah wilayah luar Jawa terbatas sehingga pemeriksaan tak bisa dilakukan sesering yang diperlukan.

Sudah melebihi standar WHO

Di samping kendala jumlah testing belum merata di seluruh wilayah Indonesia, dr Dewi menyebut, jumlah testing secara nasional sebenarnya sudah melebihi standar yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Walau memang, ketidakrataan tersebut perlu dievaluasi.

"Secara nasional jumlah pemeriksaan sudah bisa melebihi standar yang WHO tetapkan, kalau kita lihat secara nasional. Kalau kita breakdown provinsi, kabupaten, kota di daerah-daerah mana (belum mencapai target) itu yang harus kita bongkar. Kita ulik datanya lebih detail," pungkasnya.



Simak Video "Turunnya Covid-19 di RI Bikin Heran Malaysia, 3T Masih Masif?"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)