Kamis, 19 Agu 2021 20:00 WIB

Cerita Pasutri Tak Percaya Vaksin, Berakhir Tewas Terpapar COVID-19

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Ilustrasi jenazah Foto ilustrasi: Thinkstock
Jakarta -

Sebuah keluarga asal Texas terinfeksi virus Corona. Hal ini dialami pasangan bernama Lawrence dan Lydia Rodriguez serta keempat anaknya pada awal Juli lalu.

Namun, sayangnya Lawrence (49) dan Lydia (42) tak berhasil melawan COVID-19 hingga meninggal dunia. Sementara keempat anaknya hanya mengalami gejala ringan hingga tanpa gejala.

Menurut sepupu Lydia, Dottie Jones, keluarga tersebut menjalani protokol kesehatan untuk mencegah penularan Corona, tetapi mereka menolak untuk divaksinasi. Bahkan Lydia merasa tubuhnya cukup kuat untuk melawan virus Corona tanpa bantuan vaksin.

"Mereka tidak pernah benar-benar percaya pada vaksin. Bahkan Lydia percaya bahwa dia bisa menangani semuanya sendiri dan tidak membutuhkan obat," kata Jones yang dikutip dari The Washington Post, Kamis (19/8/2021).

"Saya tahu dia tidak akan pernah divaksinasi. Saya sangat khawatir," lanjutnya.

Mulanya, Lydia dan keempat anaknya positif COVID-19 usai kembali dari kamp gereja. Meski tidak ikut ke kamp tersebut, Lawrence juga dinyatakan positif Corona.

Saat itu mereka masih tidak memberitahu siapapun, sampai akhirnya Lawrence harus dilarikan ke rumah sakit pada 12 Juli karena sesak napas. Kemudian, Lydia juga ikut dirawat di ruang ICU karena kondisinya yang terus memburuk.

Para anggota keluarga lainnya langsung turun tangan membawa obat-obatan serta bahan makanan untuk keempat anak mereka yang sedang dikarantina di rumah.

Sampai akhirnya, Lawrence (49) meninggal dunia pada 2 Agustus 2021 karena penyakit komplikasi yang disebabkan COVID-19. Dua minggu kemudian, Lydia (42) juga meninggal karena infeksi virus Corona.

Sebelum diintubasi, Lydia sempat berpesan kepada Jones dan keluarganya agar memastikan keempat anaknya mendapat vaksinasi COVID-19.



Simak Video "Pemerintah Minta Produsen Vaksin Covid-19 Penuhi Target Pengiriman"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)