Kamis, 19 Agu 2021 21:28 WIB

Cinta Laura-Gitasav Pilih Tak Punya Anak, Ini Kata Psikolog Soal Childfree

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Cinta Laura saat ditemui di kantor Soraya Film. Foto: Noel/detikFoto
Jakarta -

Setelah Youtuber Gita Savitri, giliran pernyataan aktris Cinta Laura Kiehl yang menjadi sorotan netizen karena mengaku tak ingin memiliki anak. Ia merasa populasi manusia di dunia sudah terlalu banyak sehingga enggan untuk mempunyai momongan.

"Aku suka melihat fakta. Dunia kita sangat over populasi. Terlalu banyak manusia yang tinggal di dunia ini," ungkap Cinta, dikutip dari kanal YouTube The Hermansyah A6, Kamis (19/8/2021).

Psikolog pro Help Center dan konselor IAC (Indonesia Association Counseling) Nuzulia Rahma Tristinarum menegaskan tak ada yang salah dari keputusan tidak memiliki anak atau childfree. Ada banyak faktor yang mendasari keputusan tersebut, termasuk persepsi yang terbentuk dari pergaulan hingga pengalaman traumatis.

Namun, beberapa orang lainnya memang disarankan untuk childfree atau tidak memiliki anak.

"Ada kalanya seseorang disarankan tidak memiliki anak jika dalam kondisi medis tertentu, saat memiliki anak justru bisa membahayakan keselamatan di sisi ibu," ungkap Rahma kepada detikcom beberapa waktu lalu.

"Dengan kondisi medis riskan tentu juga dapat mempengaruhi mental ibu dan keluarganya jika dipaksakan memiliki anak," sambung dia.

Depresi berat

Kondisi psikis seperti depresi berat jika disarankan untuk menunda rencana kehamilan. Hal ini dikarenakan kondisi mental sang ibu bisa berpengaruh pada anak nantinya.

"Adapula kondisi psikologis tertentu yang disarankan menunda punya anak. Contohnya jika dalam keadaan depresi berat. Bukan disarankan tidak punya anak, namun hanya menunda sampai kondisinya membaik dan pulih kembali," pungkas dia.

Berikut beberapa faktor seseorang tak ingin memiliki anak alias childfree:

  • Persepsi yang terbentuk dari pergaulan
  • Pengalaman traumatis (diperlakukan tidak baik saat menjadi anak)
  • Kondisi medis berisiko memiliki anak
  • Kesepakatan bersama pasangan
  • Belum siap menjadi orang tua, fokus dengan karir dan menikmati kehidupan sendiri.


Simak Video "Memahami Self Reward dan Self Love bagi Kesehatan Mental "
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)