Minggu, 22 Agu 2021 08:38 WIB

Butuh Suhu 'Super Beku', 1,5 Juta Vaksin Pfizer Diprioritaskan di Jabodetabek

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
A health care professional prepares a Pfizer-BioNTech COVID-19 vaccine at Sheba Tel Hashomer Hospital in Ramat Gan, Israel, Tuesday, Jan. 12, 2021. Israel has struck a deal with Pfizer, promising to share vast troves of medical data with the drugmaker in exchange for the continued flow of its COVID-19 vaccine. Critics say the deal is raising major ethical concerns, including possible privacy violations and a deepening of the global divide between wealthy countries and poorer populations, including Palestinians in the occupied West Bank and Gaza, who face long waits to be inoculated. (AP Photo/Oded Balilty) Vaksin Pfizer. (Foto: AP/Oded Balilty)
Jakarta -

Sebanyak 1,5 juta dosis vaksin Pfizer tiba di Indonesia. Vaksin berbasis mRNA dengan merek COMIRNATY ini melengkapi kebutuhan vaksinasi Corona untuk masyarakat Indonesia.

Pada tahap awal, vaksin Pfizer akan diperuntukkan bagi masyarakat umun di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) yang belum pernah menerima vaksin COVID-19. Prioritas pemberian ke wilayah Jabodetabek dikarenakan sistem logistik yang kompleks dibandingkan dengan jenis vaksin lainnya.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat drg Widyawati, MKM mengatakan vaksin Pfizer membutuhkan penanganan dan penyimpanan yang khusus dan harus segera digunakan, karena secara spesifikasi vaksin ini harus disimpan khusus di dalam tempat dengan suhu yang sangat rendah antara minus 90 hingga minus 60 derajat Celcius.

"Vaksin ini harus disiapkan oleh petugas kesehatan yang sudah dilatih menggunakan teknik tertentu dalam menangani rantai dingin, termasuk cara mencairkan dan mengencerkan vaksin sebelum disuntikan," katanya dikutip dari keterangan resmi Kemenkes, Minggu (22/8/2021).

Sebanyak 1.560.780 juta dosis vaksin Pfizer tiba di Indonesia pada Kamis (19/8/2021) melalui skema pembelian langsung. Secara bertahap, 50 juta vaksin Pfizer akan tiba di Indonesia tahun ini melalui skema tersebut.

Vaksin Pfizer telah memperoleh Emergency Use Authorization (EUA) dari BPOM pada 14 Juli 2021, sehingga bisa langsung disuntikkan kepada masyarakat.

Saat ini terdapat 6 jenis vaksin yang digunakan di Indonesia untuk melawan COVID-19, yaitu vaksin Coronavac (vaksin jadi buatan Sinovac), vaksin COVID-19 (vaksin produksi Bio Farma dengan bahan baku dari Sinovac), vaksin AstraZeneca, vaksin Moderna, dan vaksin Pfizer.

"Meski terdapat beberapa jenis vaksin di Indonesia, kami menghimbau masyarakat untuk tidak pilih-pilih vaksin karena pemerintah sudah menjamin keamanan dan khasiat dari vaksin COVID-19 yang digunakan saat ini. Kembali saya tekankan, jangan pilih-pilih vaksin, semuanya aman dan berkhasiat dan segera lakukan vaksinasi," tutup Widyawati.



Simak Video "Indonesia Terima 2,6 Juta Vaksin Pfizer dari Amerika Serikat"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)