Selasa, 24 Agu 2021 13:15 WIB

Virus Corona Mutasi Melulu, Masih Relevankah Konsep Herd Immunity di RI?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Pemprov DKI mengklaim Jakarta sudah masuk zona hijau COVID-19. Aktivitas warga pun terpantau sedikit meningkat dari saat awal-awal PPKM. Faktanya? Foto: Andhika Prasetya
Jakarta -

Seluruh dunia, termasuk Indonesia menargetkan terciptanya herd immunity atau kekebalan kelompok sebagai salah satu cara untuk mengatasi pandemi COVID-19. Namun dengan banyaknya varian Corona baru yang bermunculan, apakah konsep herd immunity masih relevan?

Herd immunity adalah kondisi sebagian besar populasi kebal terhadap penyakit menular tertentu sehingga memberikan perlindungan tidak langsung bagi mereka yang tidak kebal terhadap penyakit tersebut. Salah satu cara mencapai herd immunity Corona adalah dengan vaksinasi.

Juru bicara vaksinasi COVID-19 dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan target vaksinasi COVID-19 di Indonesia untuk mencapai herd immunity adalah 208,26 juta orang. Sebelum menentukan target herd immunity, perhitungan awal efikasi vaksin hanya berkisar 55-60 persen sehingga butuh banyak orang yang divaksinasi agar kekebalan kelompok tercipta.

"Kalau kita menyelesaikan target vaksinasi yang sekarang jadi 208 juta dan kemungkinan akan bertambah sasarannya dengan ibu hamil, kita sudah melebihi angka 70 persen dari penduduk (yang akan divaksinasi)," jelas Nadia dalam diskusi daring, Selasa (24/8/2021).

Jika dilihat dari kondisi saat ini di mana belum ada satu vaksin pun yang tidak efektif terhadap penularan COVID-19 dan target capaian vaksinasi sudah di atas 70 persen, Nadia optimis herd immunity bisa tercapai meski dengan beredarnya varian baru COVID-19.

"Kita sudah mengambil efikasi terendah dari vaksin yang perhitungannya 55-60 persen jadi kita berharap kekebalan kelompok masih bisa kita capai, asal lebih cepat dan lebih banyak orang yang mendapatkan dosis pertama dan kedua vaksin," pungkasnya.



Simak Video "Prediksi Menkes soal Herd Immunity Covid-19 di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)