Selasa, 24 Agu 2021 21:00 WIB

4 Makanan Lezat Ini Dipercaya Bikin Cepat Hamil, Es Krim Termasuk?

Rita Puspita Rachmawati - detikHealth
Shot of a couple lying under a blanket with hearts scattered on the bed Foto: Getty Images/PeopleImages
Jakarta -

Beragam cara dilakukan oleh mereka yang sedang berjuang untuk mempunyai keturunan. Salah satu yang umum dilakukan adalah menjaga pola makan. Sebagian orang percaya, jika makanan tertentu bisa memengaruhi kesuburan. Benarkah begitu?

Dilansir dari laman VerywellFamily, ada banyak aturan tentang apa yang dianjurkan untuk dimakan ketika seseorang menjalani kehamilan. Makanan ini juga ternyata bisa dicoba bagi yang sedang berusaha punya momongan karena setidaknya akan meningkatkan potensi hamil.

Secara khusus, sebenarnya tidak ada jenis makanan tertentu yang berpengaruh langsung terhadap kesuburan dan peningkatan peluang kehamilan. Pada dasarnya, pola makan bergizi dan seimbang dapat membantu mendukung kesehatan secara keseluruhan, termasuk kesehatan reproduksi, baik pada pria maupun wanita.

Namun, ada lima makanan dengan rasa lezat yang dapat membantu meningkatkan kesuburan yang bisa dicoba.

1. Es krim

"Satu atau dua porsi harian susu murni atau produk susu utuh seperti es krim melindungi tubuh dari infertilitas ovulasi. Susu skim dan susu rendah lemak, secara mengejutkan, melakukan kebalikannya," kata Jorge E Chavarro, MD, Sc.D., asisten profesor nutrisi dan epidemiologi di Harvard School of Public Health dan penulis The Fertility Diet dikutip dari laman Parents.

Dr Chavarro berteori bahwa menghilangkan lemak dari susu akan mengubah keseimbangan hormon seks, yang berakibat menghambat ovulasi. Dr Chavarro menyarankan untuk mengonsumsi satu produk susu penuh lemak dalam waktu sehari.

2. Sayuran hijau

Bayam, selada, brokoli, dan sayuran berdaun hijau gelap lainnya kaya akan folat dan vitamin B yang menurut beberapa penelitian dapat meningkatkan ovulasi.

Tak hanya wanita, pria juga membutuhkannya. Pria yang mendapatkan dosis folat lebih tinggi membuat sperma lebih sehat dan berpotensi mengurangi kemungkinan keguguran atau masalah genetik pada bayi.

Para peneliti di University of California Berkeley's Public School of Health melakukan survei pada 97 pria bukan perokok yang tidak memiliki riwayat masalah kesuburan. Hasilnya, pria yang memiliki asupan vitamin tertinggi mengalami penurunan jumlah sperma abnormal sebanyak 20 persen.

KLIK DI SINI UNTUK KE HALAMAN SELANJUTNYA



Simak Video "Infeksi Corona Disebut Berpotensi Bikin Mandul"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)