Rabu, 25 Agu 2021 15:41 WIB

Viral Vaksin COVID-19 Booster Berbayar, Ini Klarifikasi SpeedLab Indonesia

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Momen libur Tahun Baru Islam dimanfaatkan sejumlah warga untuk ikut vaksinasi COVID-19. Vaksinasi COVID-19 pun terus digencarkan demi capai herd immunity. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Viral vaksinasi gotong royong membuka opsi layanan vaksin dosis ketiga atau vaksinasi booster. Kabar tersebut beredar dalam sebuah flyer klinik SpeedLab Indonesia, dengan mencantumkan harga berkisar 500 sampai 700 ribu.

Pihak SpeedLab Indonesia akhirnya mengklarifikasi layanan vaksinasi booster berbayar. Direktur Operasional SpeedLab memohon maaf atas kekeliruan tersebut, dan kembali memastikan vaksinasi gotong royong yang dibuka hanya untuk vaksinasi dosis pertama dan dosis kedua.

"Berdasarkan informasi yang kami terima tentang flyer vaksinasi digital dari SpeedLab Indonesia yang sempat beredar, kami memohon maaf atas hal tersebut. Flyer tersebut dibuat pada saat aturan tentang vaksinasi mandiri berbayar akan diterapkan oleh pemerintah," jelas dia dalam surat klarifikasi yang beredar.

"Namun, pada saat pemerintah membatalkan vaksinasi mandiri berbayar, kami juga telah membatalkan layanan tersebut. SpeedLab Indonesia tidak pernah merilis resmi flyer tersebut di media sosial ataupun di media-media lainnya," sambungnya.

Viral flyer vaksinasi booster berbayar. Pihak SpeedLab Indonesia memberikan klarifikasi.Viral flyer vaksinasi booster berbayar. Pihak SpeedLab Indonesia memberikan klarifikasi. Foto: VIral flyer vaksinasi booster berbayar

Surat klarifikasi tersebut ditujukan untuk pimpinan Bio Farma dan Kimia Farma. Saat dihubungi detikcom, Sekretaris Perusahaan Kimia Farma Ganti Winarno Putro menegaskan hingga saat ini mengikuti aturan pemerintah terkait vaksinasi booster. Vaksin gotong royong hanya disediakan untuk vaksinasi tahap pertama dan tahap kedua.

"Sampai sekarang kan vaksinasi booster hanya untuk nakes ya dan untuk vaksin gotong royong nggak ada. Kita mengikuti aturan pemerintah," jelas Ganti saat dihubungi detikcom Rabu (25/8/2021).

Simak video 'Beredar Flyer Vaksin Booster Berbayar, Ini Kata Kemenkes':

[Gambas:Video 20detik]



(naf/up)