Rabu, 01 Sep 2021 19:31 WIB

Merasa Pernah Melihat Alien? Mungkin Itu Cuma Lucid Dreams

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Frightened Woman in Bed with the Sheets Pulled Up to her Face Foto: thinkstock
Jakarta -

Lucid dream, kondisi sebagian orang sadar dan dapat mengendalikan mimpi mereka saat tidur, bisa menjelaskan mengapa ada orang pernah berkata melihat atau diculik oleh Alien, tulis sebuah studi.

Selama mengalami lucid dream, orang yang tidur secara 'sadar' mereka sedang bermimpi dan dapat menggunakan kesadaran itu untuk memanipulasi dan mengontrol mimpi mereka.

Menurut sebuah studi tahun 2016 di jurnal Consciousness and Cognition yang menganalisis penelitian tidur selama lima dekade, sekitar 55 persen orang mengalami lucid dream lebih dari sekali selama hidup mereka dan 23 persen setidaknya mengalaminya sebulan sekali.

Baru-baru ini, para peneliti dari Phase Research Center (PRC), sebuah fasilitas swasta di Moskow yang meneliti lucid dream, melakukan eksperimen dengan 152 orang dewasa yang mengidentifikasi dirinya sebagai lucid dreamer, untuk "menemukan atau memanggil alien atau UFO" selama lucid dream.

Dikutip dari Live Science, dalam studi yang dipublikasikan di International Journal of Dream Research, peneliti menemukan bahwa 114 peserta melaporkan bermimpi tentang memiliki beberapa jenis interaksi yang sukses dengan makhluk luar angkasa.

Dari mereka, sekitar 61 persen menggambarkan pertemuan dengan "alien" yang menyerupai makhluk luar angkasa dari novel dan film fiksi ilmiah, sementara 19 persen bertemu alien yang "tampak seperti orang biasa".

Seorang peserta mengatakan bahwa dia bermimpi sedang berbaring di tempat tidurnya ketika dia merasa seolah-olah dia sedang "diseret ke suatu tempat," berakhir di sebuah ruangan dengan siluet putih yang mencapai dadanya dan alien tersebut mulai melakukan sesuatu di dalam dengan alat.

Berbicara dengan alien dialami oleh 26 persen peserta, 12 persen mengaku berbicara dan berinteraksi dengan alien secara fisik. Sekitar 28 persen partisipan mengatakan UFO muncul dalam mimpi mereka dan 10 persen menggambarkan mereka dibawa oleh UFO ke luar angkasa.

"Perasaan kelumpuhan, ketakutan, dan ketidakberdayaan dalam mimpi yang jelas bisa begitu kuat sehingga mengaburkan batas antara mimpi dan kenyataan, jadi tidak heran jika orang yang mungkin tanpa sadar bermimpi malah bersikeras bahwa mereka benar-benar bertemu dengan alien yang menculiknya dan membawanya. mereka ke UFO," kata kepala peneliti dan pendiri RRC Michael Raduga.



Simak Video "2.000 Tempat Tidur Tambahan Disiapkan untuk Pasien COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)