Jumat, 03 Sep 2021 11:37 WIB

Soal Gaya 'Heisenberg' Coki Pardede Saat Nyabu, Ini Kata Ahli Farmakologi

Vidya Pinandhita - detikHealth
Coki Pardede di Polres Metro Tangerang Kota Coki Pardede usai ditangkap polisi (Foto: Desi/detikHOT)
Jakarta -

Polisi mengungkap komika Coki Pardede mengkonsumsi sabu menggunakan jarum suntik. Disebutkan, metode ini jarang ditemukan lantaran dapat berakibat fatal hingga menyebabkan kematian.

"Kalau lewat suntik, kenikmatannya lebih cepat dan 100 persen kenikmatannya. Namun jarang dilakukan karena berbahaya," kata Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang Kota AKBP Pratomo Widodo, Kamis (2/9/2021) malam.

Guru besar Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Dr apt Zullies Ikawati menjelaskan memang terdapat banyak jenis obat yang penggunaannya dengan cara disuntik. Umumnya, obat dalam bentuk suntikan diberikan jika diperlukan kerja cepat atau pasien tidak bisa menelan karena kondisi tertentu.

"Yang jelas, pemberian obat melalui jalur suntikan jelas akan memberikan efek lebih cepat daripada dengan cara diminum atau dihisap, karena tidak melalui proses penyerapan di lambung atau usus. Biasanya memberikan efek lebih besar dengan dosis yg lebih kecil daripada dosis obat minum," terangnya pada detikcom, Jumat (3/9/2021).

"Jika dosis yg diberikan berlebih atau over, tentu akan memberikan efek yang berbahaya karena efeknya yang lebih besar tadi. Untuk Shabu, termasuk jenis amfetamin, merupakan obat stimulan saraf, yang jika berlebihan bisa memberikan efek toksik seperti mulut kering, panas tinggi, dilatasi pupil mata, nafas cepat, energi meningkat, dan kadang bisa terjadi nyeri dada dan jantung berdebar," lanjutnya.

Ia menegaskan dirinya tidak tahu persis jenis suntikan yang dilakukan Coki. Namun ia menduga suntikan intramuskular atau pada otot, seperti sebagian besar obat termasuk vaksin.

Namun di samping risiko dosis dan efek berlebih, Prof Zullies menyebut risiko yang dikhawatirkan adalah substansi tidak steril yang disuntikkan secara asal.

"Obat yang diberikan lewat suntikan juga ada syaratnya harus steril karena akan langsung dimasukkan ke dalam tubuh agar tidak ada kontaminasi. Kita tidak tahu kondisi shabu yang digunakan. Jadi memang sangat berbahaya jika asal menyuntik," pungkasnya.

Cara mengonsumsi sabu dengan suntikan yang dipakai Coki Pardede disebut terinspirasi film Breaking Bad. Film tersebut menyinggung sosok jenius yang bisa membuat sabu paling murni sedunia. Tokoh di film tersebut mendapat julukan 'Heisenberg', menggambarkan kemampuannya membuat sabu dengan kemurnian di atas 90 persen.



Simak Video "Penjelasan Dokter soal Coki Pardede Nyabu Lewat Anal Berisiko HIV"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)