Jumat, 03 Sep 2021 13:40 WIB

Gaya 'Heisenberg' Coki Pardede Saat Nyabu Bisa Fatal, Ini Penjelasannya

Vidya Pinandhita - detikHealth
Coki Pardede di Polres Metro Tangerang Kota Polisi ungkap Coki Pardede gunakan metode sabu suntik. Foto: Desi/detikHOT
Jakarta -

Polisi mengungkap metode konsumsi sabu oleh Coki Pardede menggunakan suntikan tak lumrah ditemukan lantaran berisiko mengakibatkan kematian. Kini, beredar potongan video Coki keceplosan soal paham metode serupa. Ia mengaku, tahu metode tersebut dari film 'Breaking Bad'.

"Sabu itu kan panas ya kalau ditempel di kulit," ujar seorang Polwan yang tengah diwawancara Coki dalam video tersebut.

"Betul," jawab Coki impuls. Mendadak sang Polwan menghentikan penjelasannya, menoleh pada Coki sambil bertanya dari mana Coki bisa tahu.

"Kan saya nonton film, Breaking Bad namanya," jawab Coki.

Dalam serial TV tersebut, tokoh jenis kimia Walter White mahir membuat sabu paling murni sedunia. Dijuluki 'Heisenberg', sang tokoh terbiasa membakar sabu untuk dimasukkan ke dalam suntikan.

Guru besar Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Dr apt Zullies Ikawati membenarkan adanya risiko fatal dari penyalahgunaan sabu menggunakan suntikan.

Lantaran tak melalui penyerapan di lambung atau usus, pemberian obat menggunakan suntikan memang memberikan efek lebih cepat dibanding diminum atau dihisap. Maka itu, metode ini biasa digunakan jika pasien memerlukan kerja obat yang cepat atau tak bisa menelan karena kondisi tertentu.

"Biasanya memberikan efek lebih besar dengan dosis yang lebih kecil daripada dosis obat minum. Jika dosis yg diberikan berlebih atau over, tentu akan memberikan efek yang berbahaya karena efeknya yang lebih besar," terangnya pada detikcom, Jumat (3/9/2021).

"Sabu termasuk jenis amfetamin, merupakan obat stimulan saraf, yang jika berlebihan bisa memberikan efek toksik seperti mulut kering, panas tinggi, dilatasi pupil mata, napas cepat, energi meningkat, dan kadang bisa terjadi nyeri dada dan jantung berdebar," lanjutnya.

Selain risiko overdosis, yang membahayakan dari metode sabu suntik adalah risiko substansi yang tidak steril asal dimasukkan ke tubuh.

"Saya tidak tahu persis jenis suntikan seperti apa yg dilakukan oleh Coki, dugaan saya paling mungkin adalah suntikan intramuskular (ke dalam otot)," ujarnya.

"Obat yang diberikan lewat suntikan juga ada syaratnya harus steril karena akan langsung dimasukkan ke dalam tubuh agar tidak ada kontaminasi. Kita tidak tau kondisi sabu yang digunakan. Jadi memang sangat berbahaya jika asal menyuntik," pungkas Prof Zullies.

Tapi tidak berarti yang sabu yang dihisap lebih aman lho ya. Apapun bentuk dan caranya, jauhi penyalahgunaan narkoba!



Simak Video "Penjelasan Dokter soal Coki Pardede Nyabu Lewat Anal Berisiko HIV"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)