Selasa, 07 Sep 2021 05:40 WIB

4 Hal yang Meningkatkan Risiko Kanker Prostat, Obesitas Termasuk

Salwa Aisyah Sheilanabilla - detikHealth
Ultrasound medical device Kanker prostat (Foto: iStock)
Jakarta -

Kanker prostat adalah kanker yang dialami pria pada bagian prostat. Prostat merupakan kelenjar kecil berbentuk kenari yang dimiliki pria untuk menghasilkan cairan mani yang memberi nutrisi dan mengangkut sperma, dikutip Mayoclinic, Senin (6/9/21).

Data di Inggris dari Prostate Cancer UK menemukan, 1 dari 8 pria didiagnosis kanker prostat.

Menurut Ketua Prostate Cancer Awareness Month, dr Agus Rizal Ardy Hariandy Hamid, SpU (K) Ph.D ada lebih dari 13 ribu pasien kanker prostat setiap tahun.

"Data survei internasional yang kita dapatkan bahwa setiap tahun itu ada minimal 13 ribu pasien baru," ujar dr Agus dalam webinar "Pentingnya deteksi dini dan penanganan kanker prostat pada orang dewasa untuk meningkatkan usia harapan hidup" Senin (06/09/2021).

Meski begitu, dr Agus menegaskan bahwa ini merupakan data minimal yang didapatkan. Ada banyak kasus kanker prostat di luar sana yang tidak terdata sehingga besar kemungkinan angka pasien kanker prostat bisa lebih tinggi.

"Kita anggap bahwa itu data minimal, tapi sebenarnya masih banyak yang tidak ketahuan atau tidak tercatat secara baik," kata dr Agus.

Sementara itu, Dr dr Irfan Wahyudi, SpU (K), Kepala Departemen Urologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia RS Cipto Mangunkusumo (FKUI-RSCM), mengatakan sebagian besar pasien baru terdiagnosa pada usia 60-79 tahun.

"Tercatat, menurut beberapa publikasi terakhir menunjukkan kebanyakan pasien datang pada saat stadium 4. Kebanyakan dari mereka datang/terdiagnosa pada usia 60-79 tahun," pungkas dr Irfan.

Risiko kanker prostat meningkat seiring bertambahnya usia dan paling sering ditemukan setelah usia 50 tahun.

Berikut faktor-faktor yang bisa meningkatkan risiko kanker prostat:

1. Bertambahnya usia

Seiring bertambahnya usia, risiko terkena kanker prostat semakin meningkat. Kanker prostat paling sering ditemukan pada pasien di atas usia 50 tahun.

2. Riwayat keluarga

Apabila ada anggota keluarga sedarah seperti orang tua, saudara kandung atau anak, yang pernah terdiagnosa kanker prostat, maka semakin tinggi risiko mengalami kanker prostat. Memiliki anggota keluarga yang pernah terdiagnosa kanker payudara juga bisa meningkatkan risiko mengalami kanker prostat.

3. Obesitas

Mengalami obesitas bisa meningkatkan berbagai komplikasi penyakit, termasuk kanker prostat. Orang yang Mengalami obesitas bisa menyebabkan kanker cenderung menjadi lebih agresif.

4. Diet dan gaya hidup

Diet tinggi lemak jenuh bisa meningkatkan risiko kanker prostat. Sementara gaya hidup yang tidak sehat, seperti jarang bergerak, asupan gizi dan nutrisi yang tidak seimbang dan merokok juga menjadi penyebab kanker prostat.

Menerapkan gaya hidup yang sehat dengan rutin berolahraga dan mencukupi asupan nutrisi serta gizi masih menjadi senjata ampuh mencegah berbagai jenis penyakit, termasuk kanker prostat.

Bagaimana mencegah risiko kanker prostat? Selengkapnya di halaman berikut.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Cara Tingkatkan Saturasi Oksigen Bagi Pasien Covid-19 yang Obesitas"
[Gambas:Video 20detik]