Selasa, 07 Sep 2021 20:03 WIB

Viral Booster Vaksin Rp 500 Ribu Pakai Sinopham, RS Mandaya Royal Minta Maaf

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Viral flyer vaksinasi booster berbayar di RS swasta. Viral vaksinasi booster berbayar. (Foto: Tangkapan layar viral)
Jakarta -

Juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi angkat bicara perihal informasi viral tentang Mandaya Royal Hospital membuka vaksinasi booster atau vaksinasi ketiga menggunakan jenis vaksin Sinopharm. Pihak RS tersebut disebutnya sudah meminta maaf terkait flyer layanan vaksinasi booster yang tersebar.

Melalui surat permohonan maaf yang ditujukan kepada Bio Farma, Mandaya Royal Hospital mengaku flyer tersebut masih dalam pembahasan internal. Mereka juga meminta maaf karena sebelumnya minim komunikasi dengan pihak Bio Farma.

"Sehubungan dengan RS Mandaya Royal Puri mendukung program pemerintah dalam rangka meningkatkan cakupan vaksinasi COVID-19, di mana saat ini telah beredar e-flyer yang kurang sesuai dengan peraturan pemerintah," jelas surat yang dibagikan dr Nadia kepada detikcom, Selasa (7/9/2021).

"E-flyer ini masih dalam proses pembicaraan internal kami dan belum kami sebarluaskan. Melalui kesempatan ini kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaktahuan kami dan kurang berkomunikasi dengan pihak Bio Farma," lanjut surat yang dibuat CEO RS Mandaya Royal Putri, dr Essy Osman MM.

E-flyer yang terlanjur viral di media sosial tersebut mencantumkan keterangan vaksinasi booster dengan jenis vaksin Sinopharm. Dipatok harga Rp 500 ribu, dengan syarat yang bersangkutan sudah menerima vaksin dosis kedua minimal tiga bulan.



Simak Video "Pemerintah Minta Produsen Vaksin Covid-19 Penuhi Target Pengiriman"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)