Rabu, 08 Sep 2021 13:10 WIB

Viral Melulu di Medsos, Fenomena 'Pasangan Gancet' Beneran Ada Nggak Sih?

Rita Puspita Rachmawati - detikHealth
Eighteen plus, age limit, sign in neon style. Only for adults. Night bright neon sign, symbol 18 plus. Vector Illustration. Fenomena pasangan gancet beneran ada nggak sih? (Foto: Getty Images/iStockphoto/Soifer)
Jakarta -

Belum lama ini viral lagi di media sosial soal fenomena pasangan gancet, yang dalam istilah medis dikenal sebagai penis captivus. Bukan kali pertama, rumor tentang fenomena gancet berulang kali viral di media sosial, meski belum pernah ada satupun yang terkonfirmasi.

Dikutip dari Healthline, fenomena pasangan gancet alias penis captivus ini terjadi karena penis yang terisi dengan darah selama ereksi, dapat terus tumbuh dalam ukuran sebelum orgasme.

Sementara itu, dinding vagina yang terbuat dari jaringan otot, mengembang dan berkontraksi saat berhubungan seks. Otot-otot di dalam vagina mungkin sedikit berdenyut selama orgasme juga.

Kadang-kadang, otot-otot vagina dapat berkontraksi lebih dari biasanya. Kontraksi ini dapat mempersempit lubang vagina. Penyempitan ini bisa menyulitkan pria mengeluarkan penisnya, terutama jika penis masih membesar dan ereksi.

Setelah orgasme, otot-otot vagina akan mulai mengendur. Jika pria juga mencapai orgasme, darah akan mulai mengalir dari penisnya, dan ereksi akan berkurang. Seseorang mungkin dapat mengeluarkan penis dari vagina saat peristiwa ini terjadi.

Seberapa besar kemungkinannya?

Meski bisa terjadi, kasus ini sangat langka. Bahkan, hampir tidak ada penelitian atau bukti medis tentang kejadian tersebut. Namun, itu tidak berarti laporan tentang kondisi tersebut tidak muncul dalam literatur medis.

Pernahkah ada bukti klinis kasus ini pernah terjadi?

Pada tahun 1979, British Medical Journal memublikasikan cerita dari sumber terpercaya tentang hal ini. Mereka mengutip dua ginekolog abad kesembilan belas yang mengklaim pengalaman langsung dengan penis captivus.

Tahun berikutnya, jurnal medis menerbitkan tanggapan dari seorang pembaca yang mengaku menyaksikan ketika pasangan dibawa ke rumah sakit setempat untuk kondisi tersebut.

Sayangnya, dari sekian banyak catatan, tidak ada yang merupakan sumber primer. Alias, semua serba "katanya".

Jika mengalaminya, apa yang harus dilakukan?

Jika seseorang mengalaminya, sangat penting untuk tetap tenang. Sebab, kepanikan dapat menyebabkan upaya paksa untuk menarik penis dan itu dapat menyebabkan lebih banyak rasa sakit dan ketidaknyamanan.

Sebagian besar pasangan hanya akan terjebak selama beberapa detik. Jadi, cobalah untuk bernapas dalam-dalam, dan otot-otot kemungkinan akan rileks.

Jadi, fenomena pasangan gancet beneran ada nggak sih? Tinggalkan komentar di bawah ini.



Simak Video "Vaginismus Bisa Jadi Pemicu 'Pasangan Gancet'"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)