Sebuah video viral menggambarkan pasangan gancet yang dinarasikan kena azab karena berbuat zina. Dokter menyebut, fenomena penis captivus sebenarnya tidak ada kaitannya dengan hal-hal mistis.
"Nggak ada hubungannya," kata dr Dinda Derdameisyah, SpOG, dokter kandungan dari RS Medistra, saat dihubungi detikcom, Rabu (8/9/2021).
Menurut dr Dinda, fenomena penis captivus alias pasangan gancet lebih berhubungan dengan kondisi yang disebut vagnismus. Ini aalah kondisi yang menyebabkan vagina berkontraksi secara involunter alias tidak bisa dikendalikan.
"Yang berpotensi mengalami ini adalah perempuan dengan riwayat vaginismus dan dipaksa penetrasi," ungkap dr Dinda.
Dalam berbagai rumor tentang pasangan gancet, bumbu cerita tentang perilaku seks menyimpang seperti zina dan perselingkuhan memang menambah kesan mistis pada fenomena tersebut. Penanganannya pun terkadang tidak jauh dari hal-hal spiritual dibanding medis.
Padahal, risiko penis captivus yang disebabkan oleh vaginismus juga bisa ditangani secara medis. Terlebih, vaginismus juga memicu berbagai masalah lain dalam kehidupan seksual, sekalipun tidak zina maupun selingkuh.
"Latih dan terapikan perempuan dengan vaginismus. Kenali gejala dan konsulkan ke dokter karena membutuhkan multidisiplin ilmu [untuk menangani vaginismus]," papar dr Dinda.
Simak Video " Kemenkes Buka Suara Usai Viral Pasien Gagal Ginjal Akut Dipaksa Pulang dari RS"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)