Kamis, 09 Sep 2021 08:15 WIB

Bukan Azab Perselingkuhan, Dokter Jelaskan Pemicu Gancet yang Sebenarnya

Salwa Aisyah Sheilanabilla - detikHealth
Close up of couple hands lie on bed relaxing in bedroom, lovers have intense sex or making love feeling orgasm and satisfaction, boyfriend and girlfriend enjoy foreplay on white sheets in the morning Fenomena gancet bisa dijelaskan secara medis (Foto: Getty Images/iStockphoto/fizkes)
Jakarta -

Sebuah video viral menggambarkan pasangan gancet yang dinarasikan kena azab karena berbuat zina. Dokter menyebut, fenomena penis captivus sebenarnya tidak ada kaitannya dengan hal-hal mistis.

"Nggak ada hubungannya," kata dr Dinda Derdameisyah, SpOG, dokter kandungan dari RS Medistra, saat dihubungi detikcom, Rabu (8/9/2021).

Menurut dr Dinda, fenomena penis captivus alias pasangan gancet lebih berhubungan dengan kondisi yang disebut vagnismus. Ini aalah kondisi yang menyebabkan vagina berkontraksi secara involunter alias tidak bisa dikendalikan.

"Yang berpotensi mengalami ini adalah perempuan dengan riwayat vaginismus dan dipaksa penetrasi," ungkap dr Dinda.

Dalam berbagai rumor tentang pasangan gancet, bumbu cerita tentang perilaku seks menyimpang seperti zina dan perselingkuhan memang menambah kesan mistis pada fenomena tersebut. Penanganannya pun terkadang tidak jauh dari hal-hal spiritual dibanding medis.

Padahal, risiko penis captivus yang disebabkan oleh vaginismus juga bisa ditangani secara medis. Terlebih, vaginismus juga memicu berbagai masalah lain dalam kehidupan seksual, sekalipun tidak zina maupun selingkuh.

"Latih dan terapikan perempuan dengan vaginismus. Kenali gejala dan konsulkan ke dokter karena membutuhkan multidisiplin ilmu [untuk menangani vaginismus]," papar dr Dinda.



Simak Video "Vaginismus Bisa Jadi Pemicu 'Pasangan Gancet'"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)