Jumat, 10 Sep 2021 12:00 WIB

WHO Soroti Positivity Rate RI, Turun Drastis dari Pertengahan Juni-Agustus

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Kasus COVID-19 di beberapa wilayah di Indonesia, khususnya DKI, mengalami penurunan. Namun bukan berarti virus Corona sudah hilang karena kita masih berperang melawan COVID-19. WHO menyoroti positivity rate Corona di Indonesia. (Foto: PIUS ERLANGGA)
Jakarta -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyoroti angka positivity rate Corona di Indonesia yang sedikit lagi menyentuh batas aman 5 persen. Artinya, penularan Corona sudah jauh lebih baik ketimbang puncaknya di pertengahan Juni hingga Agustus saat menyentuh 30 persen.

"Sejak catatan mingguan 30 Agustus hingga 5 September, angka positivity rate menurun menjadi 6,6 persen, dari pekan sebelumnya 12,1 persen," beber WHO dalam laporan mingguan yang dirilis 8 September 2021.

Sebelum Juli 2021, angka positivity rate meningkat tajam di Desember 2020 dan akhir Januari mencapai 28,8 persen. Setelahnya, bervariasi di 9 hingga 20 persen pada pertengahan Maret hingga akhir Juni, pertanda penularan kasus Corona Indonesia masih di kategori tinggi.

Sementara apa yang terjadi di Juli, masuk dalam community transmission level sangat tinggi. "Dari pertengahan Juni hingga pertengahan Agustus, angka positivity rate atau laju penularan berada di tingkat sangat tinggi."

Kabar baiknya, WHO mengungkap seluruh provinsi di Indonesia sudah mencapai minimal target testing 1 per 1.000 populasi sepekan, di 5 September. Namun, laporan kasus kematian Corona mingguan per 100 ribu penduduk masih tinggi di lima wilayah berikut.

  • Bali (7,0)
  • Kepulauan Bangka Belitung (6,2)
  • Kalimantan Utara (6,2)
  • DI Yogyakarta (5,7)
  • Kalimantan Timur (5,5)



Simak Video "Menkes Budi: Positivity Rate RI Turun ke Batas Normal WHO"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)