Selasa, 14 Sep 2021 09:30 WIB

Menkes Ungkap Data KIPI Serius Usai Divaksin Corona, Terbanyak di DKI

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Para pekerja dan warga mengantre vaksin Covid-19 di One Bell Park Mall, Jakarta, Sabtu (4/9/2021). Vaksinasi yang terus dilakukan pemerintah untuk mempercepat pembentukan herd immunity di Indonesia. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan permasalahan seputar vaksinasi COVID-19 di Indonesia. Hingga saat ini, Menkes mengatakan sudah ada 12.848 kasus Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang telah dilaporkan ke Komisi Daerah (Komda) KIPI.

Dalam penjelasannya, Menkes menyebutkan beberapa daerah yang melaporkan kasus KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) paling banyak. Daerah dengan kasus KIPI terbanyak dilaporkan terjadi di DI Yogyakarta.

"Kita sudah susun berdasarkan masing-masing daerah, yang paling banyak masukkan adalah Komda KIPI DI Yogyakarta 2.300, DKI Jakarta 2.200, Dan Jawa Timur 1.000 kasus. Yang lain semuanya di bawah 100 kasus, yang masih 0 (nol) di Riau dan Jambi," jelas Menkes dalam rapat dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI, Senin (13/9/2021).

Dari 12.848 kasus yang dilaporkan ke Komisi Nasional (Komnas) KIPI, sebanyak 318 kasus memiliki tingkat keparahan yang serius.

"Dari semua ini sudah ditindaklanjuti oleh Komda KIPI. Dan yang masuk sampai ke atas, sampai ke komisi nasional, karena cukup serius ada 318 kasus," katanya.

"Paling banyak dari DKI Jakarta, 68 kasus, kemudian Jawa Tengah 25 kasus, dan Jawa Barat 23 kasus," lanjutnya.

Namun, dalam penjelasannya Menkes tidak merinci KIPI seperti apa yang dialami oleh orang-orang tersebut.



Simak Video "KIPI Vaksin Moderna"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)