Selasa, 14 Sep 2021 14:04 WIB

Butuh PeduliLindungi, Tapi Tak Ada Ponsel? Tenang, Menkes Sedang Cari Cara

Vidya Pinandhita - detikHealth
Aplikasi PeduliLindungi di mal Ilustrasi penggunaan aplikasi PeduliLindungi. (Foto: Putu Intan/detikcom)
Jakarta -

Penggunaan aplikasi PeduliLindungi untuk check in di sejumlah fasilitas publik seperti mal dan stasiun KRL masih beroleh sejumlah keluhan dari warga. Misalnya, terkait kendala aplikasi di ponsel error saat warga hendak tekan 'Check In'.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengakui adanya keluhan tersebut. Lebih lanjut ia menyebut pihaknya masih mengupayakan perbaikan. Salah satunya, dengan mencari cara agar check in tidak lagi menggunakan smartphone.

"Kami juga memikirkan bagaimana PeduliLindungi bisa digunakan tanpa smartphone, sedang kita pikirkan bagaimana caranya agar ada alternatif lain. Sebagai contoh yang sudah kita lakukan di bandara-bandara, sistem PeduliLindungi kita integrasikan dengan sistem check in pesawat dan sistem ordering dari Traveloka atau Tiket.com," ujar Menkes dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, Senin (13/9/2021).

"Jadi begitu pertama kali yang bersangkutan pesan tiket atau check-in, otomatis tanpa buka handphone oleh aplikasi Traveloka, Tiket.com, atau aplikasi check-in pesawat akan dicek ke sistem PeduliLindungi terkait status vaksinasi dan juga lab PCR. Sehingga dengan demikian (kategori) merah, kuning, hijaunya akan langsung ketahuan di meja check-in tanpa membutuhkan handphone," sambungnya.

Menkes juga menyebut sejak pertama dirilis, aplikasi PeduliLindungi sudah 29 juta kali digunakan masyarakat untuk check in. Ia menegaskan bahwa check in tak hanya berfungsi menjamin warga yang beraktivitas di tempat umum sudah divaksin COVID-19, melainkan juga sebagai alat tracing lantaran data warga tersimpan dalam PeduliLindungi.

"Menentukan yang berkaitan boleh mau atau tidak, itu fungsi skrining PeduliLindungi dan memastikan layanan apa atau hal-hal apa yang mereka boleh lakukan itu ada fungsi protokol kesehatannya," ujar Menkes.

"Dan juga PeduliLindungi bisa sebagai fungsi tracing. Begitu mereka check in, kita tahu mereka ada di mana (dan) jam berapa. Kalau positif, kita bisa dengan cepat melakukan tracing. Siapa saja yang di jam itu, ada di lokasi itu," pungkasnya.



Simak Video "Sebanyak 180 Mal Telah Dipasangi Sistem Cek Vaksin Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)