Selasa, 14 Sep 2021 17:05 WIB

Dokter Sebut Varian Mu COVID-19 Sudah Sampai Malaysia

Firdaus Anwar - detikHealth
Colombia coronavirus invasion crisis abstract cover background. Government virus response, action, protection, awareness, threat handling, and prevention. Varian Mu pertama kali diidentifikasi di Kolombia. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Darryl Fonseka)
Jakarta -

Pemerintah Indonesia dilaporkan semakin memperketat pintu masuk dari luar negeri untuk mencegah penyebaran varian COVID-19 baru. Orang-orang yang datang dari luar negeri hanya boleh melalui Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Sam Ratulangi.

Kementerian Kesehatan menjelaskan ada tiga varian COVID-19 yang saat ini diwaspadai masuk ke Indonesia, yaitu Lambda, Mu, dan C.1.2. Vaksinolog dr Dirga Sakti Rambe, SpPD, mengatakan untuk varian Mu baru-baru ini sudah terdeteksi di Malaysia.

"Varian Mu contohnya yang awalnya terdeteksi di Amerika Selatan, kemarin sudah dilaporkan ada di Malaysia. Artinya sudah sampai Asia Tenggara," kata dr Dirga dalam diskusi yang disiarkan Forum Merdeka Barat 9, Selasa (14/9/2021).

"Pemerintah sudah mengetatkan pintu masuk baik, darat, laut, atau udara. Itu mesti kita lakukan supaya tidak kecolongan lagi. Jadi ayo kita semua waspada," lanjutnya.

Varian Mu sampai saat ini masih masuk dalam kategori variant of interest (VoI) oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Varian Mu disebut perlu diwaspadai karena memiliki mutasi yang diduga bisa membuatnya lebih resistan terhadap antibodi.

dr Dirga mengatakan masih perlu bukti lebih jauh untuk memastikan sifat varian Mu. Hanya saja menurutnya hal yang sudah jelas perlu dilakukan adalah menekan penyebaran dan mempercepat program vaksinasi supaya tidak ada ruang untuk COVID-19 bermutasi lebih jauh.



Simak Video "Cegah Varian Mu, Pemerintah Perkuat Genome Sequencing"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)