Selasa, 14 Sep 2021 18:30 WIB

Status Hitam di PeduliLindungi Masih Nekat Jalan-jalan? Sanksi Ini Menanti

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Jakarta -

Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, mengatakan pihaknya akan merujuk setiap pasien Corona ke tempat isolasi terpusat (isoter) jika ketahuan tidak melakukan karantina. Hal ini untuk mencegah risiko penyebaran virus Corona.

"Pemerintah berkomitmen dengan kerjasama bersama satgas di fasilitas publik untuk segera merujuk orang yang terjaring, atau masuk ke kategori hitam, atau tergolong positif, atau memiliki kontak erat, untuk segera dipindahkan ke fasilitas isolasi terpusat terdekat," kata Wiku dalam konferensi pers BNPB, Selasa (14/9/2021).

Sebelumnya sebanyak 3.830 orang berstatus 'hitam' atau positif COVID-19, yang terdeteksi lewat aplikasi PeduliLindungi, kedapatan masih berkeliaran di sejumlah fasilitas publik, dari mal, restoran, hingga transportasi umum.

"Setelah diluncurkan baru sebulan, ada 29 juta yang melakukan check ini dengan PeduliLindungi kita bisa lihat. Surprisingly ada 3.830 orang yang masuk kategori hitam. Hitam itu artinya positif COVID tapi masih jalan-jalan, masuk mal 3.000 orang, masih juga ke bandara 43 orang, masih naik kereta 63 orang, masih masuk restoran 55 orang, " ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam Rapat Kerja DPR RI Komisi IX, Senin (13/9/2021).

"Orang-orang ini yang sudah teridentifikasi positif COVID yang seharusnya stay di rumah atau isolasi terpusat, karantina. Dengan demikian kita bisa melacak mereka, akan memastikan mereka segera kita ambil dan melakukan isolasi," lanjutnya.

(ryh/kna)