Rabu, 15 Sep 2021 13:32 WIB

Demi Dine-In di Resto, Pria Ini Nekat Palsukan Status Vaksinasi COVID-19

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Unrecognisable person in car giving on border control passport and certificate of covid-19 vaccination. Ilustrasi sertifikat vaksin. (Foto: Getty Images/ArtistGNDphotography)
Jakarta -

Seorang pria berusia 30 tahun diduga nekat memalsukan memo atau semacam dokumen status vaksinasi COVID-19 dari dokter. Pria warga negara China bernama Zhang Shaopeng ini membuat seolah dirinya sudah mendapat vaksinasi lengkap.

Zhang diduga melakukan aksinya sekitar akhir Agustus atau awal September 2021 lalu. Hal ini dilakukannya demi bisa makan di tempat (dine-in) di sebuah restoran di Orchard Road.

"Dengan niat curang untuk membuatnya diyakini bawa dirinya sudah sepenuhnya divaksinasi terhadap COVID-19," tulis dokumen pengadilan yang dikutip dari Channel News Asia, Rabu (15/9/2021).

Sebelumnya, Zhang datang ke sebuah restoran untuk makan di sana. Ia pun memberikan bukti memo vaksinasi dari dokter pada staf restoran sebagai syarat agar bisa makan di sana.

Saat salah satu karyawan restoran memeriksanya, ia menduga bahwa memo tersebut mungkin dipalsukan. Staf tersebut pun meminta Zhang untuk segera pergi dari tempatnya dan melaporkan kejadian itu ke polisi.

"Staf kemudian meminta pria itu pergi dan dia menurut," kata polisi.

Petugas Divisi Polisi Tanglin mulai melakukan penyelidikan. Mereka pun berhasil menangkap Zhang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam penyelidikan, Zhang diduga memalsukan dokumen vaksinasi COVID-19 dari dokter di Raffles Medical. Jika pemalsuan itu terbukti, Zhang akan dijatuhi hukuman empat tahun penjara dan denda.



Simak Video "Target 208 Juta, Jumlah Vaksinasi Dosis Lengkap Baru Capai 8 Persen"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/kna)