Jumat, 17 Sep 2021 13:05 WIB

65% Orang Alami Intoleransi Laktosa, Ini Cara Atasinya

Inkana Izatifiqa R Putri - detikHealth
Shutterstock Foto: Shutterstock
Jakarta -

Sering merasa kembung, buang gas, atau bahkan diare usai mengonsumsi produk olahan susu? Hati-hati, bisa jadi ini gejala intoleransi laktosa. Kondisi kesehatan ini lebih umum terjadi di antara orang-orang Asia Tenggara, Asia Timur hingga Afrika Barat.

Dikutip dari laman Webmd, intoleransi laktosa disebabkan oleh rendahnya tingkat laktase dalam tubuh. Enzim ini berfungsi untuk mencerna laktosa dalam makanan olahan susu. Seiring bertambahnya usia, beberapa orang bisa berhenti memproduksi sedikit laktase atau bahkan berhenti tidak memproduksi sama sekali. Sekitar 65% orang setidaknya juga kemungkinan mengalami intoleransi laktosa di beberapa titik dalam hidup mereka. Saat hal ini terjadi, lalu bagaimana cara mengatasinya?

Konsultasikan dengan Dokter

Bicaralah dengan dokter untuk mengidentifikasi penyebab intoleransi laktosa. Dengan demikian, Anda dapat menerapkan diet harian yang cocok bagi tubuh. Jika Anda sedang mengonsumsi obat atau suplemen, tanyakan juga soal keamanannya. Sebab, beberapa obat seperti pil KB atau tablet antasida juga mengandung laktosa dan dapat menyebabkan gejala pada orang dengan intoleransi laktosa yang parah.

Hindari Makanan Tinggi Laktosa

Selain obat, menghindari makanan dan minuman yang dapat memicu dampak dari gangguan intoleransi laktosa juga diperlukan. Beberapa makanan yang mengandung cukup banyak laktosa di antaranya mentega, es krim, keju, yogurt, dan produk olahan susu lainnya. Namun, bukan berarti Anda harus berhenti mengonsumsi semua makanan olahan susu. Anda tetap dapat mengonsumsi beberapa makanan mengandung susu secara aman. Makanan tersebut di antaranya susu yang rendah laktosa, permen coklat, pancake, atau protein shake.

Cukupi Kebutuhan Kalsium

Orang dengan intoleransi laktosa sering kali menghindari makanan atau minuman yang mengandung kalsium. Padahal, seiring bertambahnya usia, kalsium diperlukan bahkan jika mengalami intoleransi laktosa. Sebab, kalsium membantu mempertahankan kesehatan tulang dan gigi, serta otot dan saraf.

Penelitian dalam International Dairy Journal (Sharp 2020) juga menyebutkan orang dengan intoleransi laktosa masih dapat mencerna setidaknya 250 ml susu (12 gram laktosa) tanpa mengalami gejala. Mereka juga bisa mengonsumsi hingga 18 gram laktosa bila dikonsumsi dengan makanan lain. Oleh karena itu, mengonsumsi susu atau produk olahan susu yang rendah atau bebas laktosa dapat menjadi solusi tepat, mengingat protein susu dalam produk ini umumnya lebih mudah dicerna.

Hasil dalam penelitian jurnal tersebut juga menyatakan susu dan produk susu bebas laktosa dan laktosa terhidrolisis dapat digunakan sebagai alternatif bagi pada orang dengan intoleransi laktosa. Salah satunya dengan mengonsumsi Ensure, susu dengan kandungan laktosa yang rendah.

Dengan mengonsumsi Ensure, orang dengan intoleransi laktosa dapat tetap mendapatkan manfaat dari susu yang baik bagi tubuh. Ensure juga merupakan susu nutrisi tambahan dengan zat gizi lengkap dan seimbang yang mengandung Triple Protein, yaitu kombinasi whey, kasein, dan soya untuk menjaga massa otot.

Selain itu, Ensure mengandung Omega 3 dan 6, 14 vitamin dan 9 mineral, dan nutrisi penting lainnya. Sebagai oral nutrition supplement (ONS), Ensure juga menghadirkan 2 pilihan rasa lezat, yakni vanila dan cokelat. Minum Ensure 2 kali sehari, bantu jaga daya tahan dan kekuatan tubuh untuk aktif sepanjang hari.



Simak Video "Pengaruh Massa Otot untuk Perkuat Daya Tahan Tubuh"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/ega)