Rabu, 22 Sep 2021 10:54 WIB

Tim CIA Laporkan Kasus Penyakit Misterius 'Sindrom Havana' saat di India

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Gina Haspel is a veteran of the CIAs undercover spy operations, joining in 1985 and serving in posts around the world including a stint in the US embassy in London in the late 2000s (AFP Photo/SAUL LOEB) Tim CIA laporkan kasus sindrom Havana. (Foto: AFP Photo/SAUL LOEB)
Jakarta -

Seorang pejabat intelijen luar negeri AS (CIA) melaporkan gejala sindrom Havana, penyakit misterius yang menyerang diplomat, mata-mata, dan pekerja pemerintah baik di dalam maupun luar negeri. Dua sumber yang tak menyebutkan namanya mengungkap laporan tersebut, berdasarkan catatan CNBC.

Disebutkan, karyawan CIA yang terkena sindrom Havana belakangan bepergian dengan Direktur CIA William Burns ke India bulan ini. Karyawan tersebut mengalami gejala sindrom Havana, insiden misterius yang pertama kali dilaporkan CNN pada 2017 lalu saat diplomat AS dan pekerja lainnya mengeluhkan gejala tak biasa sepulang dari Kuba.

Pegawai pemerintah AS juga telah melaporkan kasus serupa di China dan wilayah Washington, DC. Akhir bulan lalu, ada dua diplomat AS dievakuasi dari Vietnam setelah disebut terkena sindrom Havana di ibu kota Hanoi.

"Kesehatan dan kesejahteraan pegawai negeri Amerika sangat penting bagi pemerintah, dan kami menanggapi dengan sangat serius setiap laporan oleh anggota kami tentang insiden kesehatan yang tidak wajar," sebut pejabat senior pemerintah AS.

Baca juga: 5 Fakta 'Sindrom Havana' di Balik Dugaan Serangan Sonik Misterius di AS

Gejala sindrom Havana:

  • Vertigo
  • Pusing
  • Kelelahan
  • Mual
  • Sakit kepala hebat

Ada beberapa orang yang menggambarkan gejalanya seperti terkena gelombang ledakan tak terlihat. Bahkan, di antara mereka ada yang tidak bisa kembali bekerja karena gejala mirip dengan gegar otak atau cedera kepala ringan dalam waktu yang lama.

"Adalah prioritas utama bagi pemerintah AS untuk menentukan penyebab insiden ini (sindrom Havana) secepat mungkin dan kami memastikan setiap individu yang terkena dampak mendapatkan perawatan yang mereka butuhkan," lanjut pejabat senior AS.



Simak Video "AS Bersiap Sambut Turis Asing Mulai November 2021"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)