Kamis, 23 Sep 2021 13:00 WIB

Jackie Chan Sering Bercinta dengan PSK, Ini 5 Penyakit yang Bisa Mengintai

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
HOLLYWOOD, CA - NOVEMBER 12:  Honoree Jackie Chan attends the Academy of Motion Picture Arts And Sciences 8th annual Governors Awards at The Ray Dolby Ballroom at Hollywood & Highland Center on November 12, 2016 in Hollywood, California.  (Photo by Frederick M. Brown/Getty Images) Jackie Chan. (Foto: Frederick M. Brown/Getty Images)
Jakarta -

Heboh aktor Jackie Chan mengungkap kebiasaannya saat masih muda, seperti sering berjudi dan menyewa PSK. Lewat bukunya yang berjudul 'Never Grow Up', ia memiliki kebiasaan itu saat usianya 17 tahun.

Jackie Chan mengaku sering menyewa PSK dengan julukan Nomor 9. Bahkan ia melakukan hubungan intim dengan wanita tersebut setiap malam.

Terlalu sering melakukan hubungan seks, terutama dengan pekerja seks termasuk hubungan seks yang berisiko. Hal ini bisa menyebabkan seseorang tertular berbagai jenis penyakit seksual, hingga mengalami komplikasi yang parah.

Dikutip dari Medical News Today, berikut beberapa jenis penyakit menular seksual yang paling umum dialami.

1. Klamidia

Klamidia merupakan infeksi yang disebabkan oleh chlamydia trachomatis, yaitu infeksi umum yang bisa ditularkan melalui seks anal, vaginal, maupun oral. Penyakit ini juga bisa ditularkan pada bayi saat proses kelahirannya.

Umumnya, klamidia tidak menimbulkan gejala apa-apa, tetapi penyakit ini bisa menyebabkan infertilitas dan komplikasi lainnya jika tidak segera diobati. Adapun gejala yang muncul, misalnya seperti perubahan pada lendir keputihan dan rasa perih saat buang air kecil.

Gejala tersebut biasanya mulai terjadi setelah 7-21 hari setelah tertular.

2. Herpes pada kemaluan

Virus herpes simpleks (HSV) kerap menyerang kulit, serviks, dan area kemaluan. Tak hanya itu, virus ini juga bisa menyerang bagian tubuh lainnya. Ada dua tipe HSV, yaitu HSV-1 dan HSV-2.

HSV-1 biasanya akan menginfeksi mulut yang bisa menyebar melalui air liur. Saat seks oral, virus ini bisa menular dan menginfeksi area genital.

Sementara HSV-2, biasanya menginfeksi area genital, anal, dan juga mulut. Tipe ini umumnya ditularkan melalui seks vaginal, oral, dan anal.

Penyakit herpes sendiri tidak bisa menyebar melalui benda. Namun, virusnya bisa menular apabila orang yang tidak terinfeksi menyentuh bagian tubuh orang terinfeksi di mana herpes muncul.

Gejala herpes yang biasanya muncul saat terinfeksi meliputi kulit lecet yang apabila terbuka bisa menyebabkan nyeri. Gejala lainnya seperti demam dan juga nyeri pada tubuh.

3. Hepatitis B

Penyakit ini menyebabkan infeksi jangka panjang yang bisa merusak ginjal. Jika terinfeksi, virus bisa terdapat pada air mani, darah, dan cairan tubuh lainnya.

Penularan penyakit ini bisa melalui kontak seksual, jarum suntik yang tidak steril, dan menusuk kulit dengan benda tajam pada bagian di mana virus berada. Virus ini juga bisa ditularkan kepada bayi saat kehamilan atau melahirkan.

4. HIV

Virus HIV bisa menyebar melalui kontak seksual dan kontak lainnya. Seseorang yang terinfeksi oleh HIV diketahui lebih rentan terpapar infeksi lainnya. Selain itu, pasien HIV memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit menular seksual lainnya.

HIV bisa menyebabkan komplikasi parah yang berdampak pada kematian. Mirip dengan hepatitis B. Jika terinfeksi, virusnya akan tetap tinggal cairan tubuh, termasuk cairan semen, darah, ASI, cairan vagina dan rektal.

5. Gonorrhea atau gonore

Gonore merupakan infeksi umum yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Bakteri ini sangat mudah menular, sehingga apabila tidak ditangani bisa menimbulkan komplikasi yang menyebabkan kematian.

Penyakit ini bisa menular melalui seks oral, vaginal, dan juga anal. Apabila seseorang menyentuh area terinfeksi dan menyentuh mata, maka gonore bisa menyebabkan mata menjadi merah.

Umumnya, penyakit ini tidak menimbulkan gejala. Tetapi, apabila gejala muncul, biasanya berupa nyeri saat buang air kecil, keputihan, bengkak pada area kemaluan, pendarahan saat menstruasi, gatal pada anal, dan nyeri saat buang air besar.



Simak Video "'Triple Tragedy' yang Mengacaukan Sistem Kesehatan Kenya"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)