Rabu, 29 Sep 2021 06:15 WIB

Hari Jantung Sedunia

Mengenal Jantung Reumatik, Penyakit Katup Jantung yang Berbahaya

Rita Puspita Rachmawati - detikHealth
ilustrasi jantung anak Penyakit jantung rematik (Foto: thinkstock)
Jakarta -

Saat mendengar kata reumatik atau rematik, mungkin yang terpikirkan adalah nyeri sendi. Tetapi, penyakit jantung rematik adalah hal yang berbeda.

dr Ario Suryo Kuncoro, SpJP(K) FIHA FAsCC dari RS Pusat Jantung Nasional Harapan Kita menjelaskan penyakit jantung reumatik atau jantung rematik adalah penyakit yang terjadi karena adanya kerusakan permanen katup jantung yang disebabkan oleh demam reumatik.

Demam reumatik merupakan proses peradangan akibat masuknya infeksi kuman streptococcus yang menimbulkan radang tenggorokan. Tetapi, ada strain kuman streptococcus khusus yang menyerang jantung sehingga muncul penyakit jantung reumatik.

Kerusakan katup jantung terjadi akibat adanya infeksi kuman streptococcus. Kemudian, sistem imun akan membunuh kuman tersebut namun ketika kuman sudah hilang, sistem imun akan merusak bagian katup jantung.

"Berawal dari infeksi, kemudian sistem imun merasa kuman ada di katup jantung. Saat kuman sudah diatasi, sistem imun akan merasa kuman itu masih ada. Hal ini karena kuman dan katup jantung memiliki protein yang serupa," jelas dr Ario dalam siaran langsung World Heart Day detikcom, Selasa, (28/9/2021).

Namun hal yang menjadi perhatian adalah bahwa tidak semua orang yang terinfeksi kuman streptococcus akan berujung pada penyakit jantung reumatik.

"Nah ini masalahnya, kita gak bisa prediksi siapa yang akan terkena penyakit jantung reumatik," lanjutnya.

Penyakit jantung reumatik adalah penyakit berbahaya yang banyak ditemukan di negara-negara berkembang seperti Indonesia.

"Aliran darah akan terhambat, pasien akan menderita sesak napas, kemampuan fisiknya akan jauh berkurang, dan tidak jarang pula terjadi gangguan irama jantung," jelas dr Ario.



Simak Video "Kerja Tak Kenal Waktu, Ini Risikonya untuk Kesehatan!"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)