Kamis, 30 Sep 2021 17:32 WIB

Kanker Usus Besar: Penyebab, Gejala, dan Faktor Risikonya

Rita Puspita Rachmawati - detikHealth
Genetic research abstract - Colorectal cancer Ilustrasi. Foto: iStock
Jakarta -

Usus besar adalah bagian terakhir dari saluran pencernaan. Salah satu penyakit yang dapat mengintai adalah kanker usus besar. Kanker usus besar kadang-kadang disebut kanker kolorektal, yang merupakan istilah yang menggabungkan kanker usus besar dan kanker dubur, yang dimulai di rektum.

Kanker usus besar biasanya menyerang orang dewasa yang lebih tua, meskipun dapat terjadi pada usia berapa pun. Biasanya dimulai sebagai gumpalan kecil sel non-kanker (jinak) yang disebut polip yang terbentuk di bagian dalam usus besar. Seiring waktu beberapa polip ini bisa berkembang menjadi kanker usus.

Polip mungkin kecil dan untuk alasan ini, dokter merekomendasikan tes skrining rutin untuk membantu mencegah kanker usus besar dengan mengidentifikasi dan menghilangkan polip sebelum berubah menjadi kanker.

Jika kanker usus besar berkembang, banyak perawatan tersedia untuk membantu mengendalikannya, termasuk pembedahan, terapi radiasi dan perawatan obat-obatan, seperti kemoterapi, terapi bertarget, dan imunoterapi.

Dikutip dari Mayoclinic, berikut adalah gejala kanker usus besar:

  • Perubahan terus-menerus dalam kebiasaan buang air besar, termasuk diare atau sembelit atau perubahan konsistensi tinja
  • Pendarahan dubur atau darah di tinja
  • Ketidaknyamanan perut yang terus-menerus, seperti kram, gas atau nyeri
  • Perasaan bahwa usus tidak kosong sepenuhnya
  • Kelemahan atau kelelahan
  • Penurunan berat badan tanpa alasan

Banyak orang dengan kanker usus besar tidak mengalami gejala pada tahap awal penyakit. Ketika gejala muncul, kemungkinan akan bervariasi, tergantung pada ukuran dan lokasi kanker di usus besar.

Kapan harus ke dokter?

Jika seseorang melihat gejala yang mengkhawatirkan, buatlah janji dengan dokter. Bicarakan dengan dokter tentang kapan harus memulai skrining kanker usus besar.

Pedoman umumnya merekomendasikan bahwa skrining kanker usus besar dimulai sekitar usia 50. Dokter mungkin merekomendasikan skrining yang lebih sering atau lebih awal jika seseorang memiliki faktor risiko lain, seperti riwayat penyakit dalam keluarga.

Penyebab kanker usus

Secara umum, kanker usus besar dimulai ketika sel-sel sehat di usus besar mengalami perubahan (mutasi) dalam DNA mereka. DNA sel berisi seperangkat instruksi yang memberi tahu sel apa yang harus dilakukan.

Sel-sel sehat tumbuh dan membelah secara teratur untuk menjaga tubuh berfungsi normal. Tetapi ketika DNA sel rusak dan menjadi kanker, sel terus membelah bahkan ketika sel baru tidak diperlukan. Saat sel menumpuk, mereka membentuk tumor.

Seiring waktu, sel-sel kanker dapat tumbuh untuk menyerang dan menghancurkan jaringan normal di dekatnya. Sel kanker dapat melakukan perjalanan ke bagian lain dari tubuh untuk membentuk deposit di sana (metastasis).

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Mengenal Faktor Risiko Kanker Usus"
[Gambas:Video 20detik]