Jumat, 01 Okt 2021 09:59 WIB

Waduh! Ada Air Laut Terkontaminasi Paracetamol, Termasuk Ancol

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
ilustrasi obat Air laut di DKI Jakarta terkontaminasi paracetamol. (Foto: iStock)
Jakarta -

Studi mengungkap sejumlah air laut di Indonesia terkontaminasi obat-obatan. Penelitian yang dimuat dalam jurnal Science Direct, Agustus 2021, menganalisis sampel yang dikumpulkan di 4 lokasi Teluk Jakarta, dan satu lainnya di pantai utara Jawa Tengah.

Hasil penelitian menemukan konsentrasi tinggi paracetamol di Angke yaitu 610 nanogram per liter, dan Ancol 420 ng/L, keduanya di Teluk Jakarta. Ini adalah studi pertama yang menganalisis gambaran kualitas air laut berkaitan dengan kontaminasi paracetamol di perairan pesisir sekitar Indonesia.

"Konsentrasi tinggi yang terdeteksi, dibandingkan dengan tingkat lain yang dilaporkan dalam literatur ilmiah, meningkatkan kekhawatiran tentang risiko lingkungan yang terkait dengan paparan jangka panjang dan, terutama, dampak pada peternakan kerang di dekatnya," jelas para peneliti dalam studi, dikutip detikcom Jumat (1/10/2021).

Meski begitu, para ilmuwan menyebut studi gambaran awal ini masih membutuhkan analisis lebih lanjut.

"Mengingat pertimbangan obat-obatan sebagai kontaminan yang muncul, data ini menunjukkan penyelidikan lebih lanjut diperlukan," sambung mereka.

"Data yang disajikan dalam studi pendahuluan ini memberikan gambaran kualitas air laut di daerah-daerah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter nutrisi melebihi batas Baku Mutu Air Laut Indonesia, dan beberapa logam juga ada," tulis para ahli, termasuk dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).



Simak Video "Faktor dan Penanganan untuk Pencemaran Paracetamol Menurut Peneliti"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)