Tak Ingin Kena Stroke di Usia Muda? Segera Tidur, Jangan Begadang

ADVERTISEMENT

Tak Ingin Kena Stroke di Usia Muda? Segera Tidur, Jangan Begadang

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Jumat, 01 Okt 2021 20:30 WIB
woman with red hair in her bed with insomnia and cant sleep because of noise
Istirahat yang cukup bisa menghindarkan risiko stroke (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Stroke bisa menyerang segala usia. Penulis novel Valiant Budi Yogi alias Vabyo misalnya, mengalaminya di usia 35 tahun. Serangan stroke yang tak terduga kala itu sempat membuat ingatannya berantakan.

"Sampai sekarang, kalau mau tanda tangan harus nyontek KTP (Kartu Tanda Penduduk)," kata Vabyo dalam program e-Life detikcom, Jumat (1/10/2021).

Stroke bersifat akut dan bisa menyerang tiba-tiba, namun tidak serta merta bisa disebut sebagai serangan yang tidak diundang. Dokter bedah saraf dari RS Mayapada, dr Roslan Yusni Hasan, SpBS, menyebut sebagian besar serangan stroke muncul karena 'diundang' lewat gaya hidup yang tidak sehat.

Meski ada beberapa faktor risiko yang tidak bisa dihindari seperti usia dan jenis kelamin, sebagian besar faktor risiko stroke menurut dr Ryu, sapaan akrabnya, bisa dikendalikan. Diabetes misalnya, bisa dikontrol dengan obat-obatan agar tidak merusak pembuluh darah di otak.

Faktor lain yang bisa dikendalikan adalah nikotin. Salah satu senyawa racun dalam rokok ini, menurut dr Ryu, termasuk salah satu yang merusak pembuluh darah sehingga meningkatkan risiko stroke.

Selain itu, dr Ryu juga menganjurkan olahraga rutin untuk menghindari risiko stroke. Jenis olahraga yang disarankan adalah olahraga rekreatif, bukan kompetitif.

"Yang terakhir, dalam rangka mengendalikan faktor-faktor yang bisa dikendalikan itu adalah istirahat secukupnya," jelas dr Ryu.



Simak Video "Masih Muda Kena Stroke, Bisa?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT