Sabtu, 02 Okt 2021 10:29 WIB

Dibayangi 'Resesi Seks', COVID-19 di Singapura Naik Terus!

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Kasus harian COVID-19 di Singapura terus cetak rekor baru. Pada Rabu (29/9) kemarin kasus harian COVID-19 Singapura bahkan melampaui kasus harian di Indonesia. Singapura 'kelabakan' hadapi resesi seks. (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Singapura selama beberapa hari berturut-turut terus mencetak rekor harian kasus COVID-19. Bahkan pada Jumat (1/10/2021), ada 2.909 kasus baru, rekor tertinggi sejak pandemi di negara tersebut.

Rekor kasus harian ini mendorong Singapura untuk menghentikan pembukaan kembali negaranya. Lonjakan kasus juga memperketat pembatasan mulai minggu ini yang membatasi pertemuan sosial hingga dua orang dan pekerja menjadi wajib melakukan pekerjaan dari rumah.

Hingga Jumat, Singapura telah melaporkan total 99.430 kasus COVID-19 sejak awal pandemi.

Selain kasus COVID-19, Singapura juga 'dihantui' resesi seks. Tingkat pernikahan dan kelahiran di negara itu sangat rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Dikutip dari laman Channel News Asia, disebutkan ada 19.430 pernikahan pada tahun lalu. Hal ini turun 12,3 persen dari tahun sebelumnya (2019) yaitu sekitar 22.165 pernikahan.

Menurut Divisi Kependudukan dan Bakat Nasional Singapura, ini merupakan catatan terendah sejak 1986 silam, ketika ada 19.348 pernikahan.

Singapura juga mengalami penurunan angka kelahiran karena banyak pasangan ogah punya anak. Disebutkan, hanya ada 31.816 kelahiran di Singapura pada tahun 2020, ini disebut 3,1 persen lebih rendah dibanding sebelumnya, yaitu 32.844 kelahiran.

"Karena kekhawatiran tentang kondisi kesehatan dan ekonomi masyarakat yang tidak pasti," kata Badan Kependudukan Singapura,

Mengatasi persoalan tersebut, Singapura memberi insentif bagi mereka yang ingin memiliki anak dan menjadi orang tua di tengah pandemi Corona dengan pemberian dana hibah 3.000 dolar Singapura atau setara dengan Rp 31 juta.



Simak Video "Covid-19 Menggila, Singapura Alami Krisis Nakes"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)