Senin, 04 Okt 2021 18:40 WIB

Round Up

Paracetamol Cemari Laut Jakarta, Asalnya dari Mana? Ini Dugaan Peneliti

Rita Puspita Rachmawati - detikHealth
Peneliti itu terdiri dari Wulan Koagouw, Zainal Arifin, George WJ Olivier, dan Corina Ciocan menemukan konsentrasi tinggi paracetamol di Angke, yaitu 610 nanogram per liter, dan Ancol 420 ng/L, keduanya di Teluk Jakarta. Foto: (Dok. DLH DKI Jakarta)
Jakarta -

Peneliti menyebut belum diketahui pasti dari mana sumber paracetamol yang menyebabkan laut Jakarta tercemar. Namun, peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Zainal Arifin menyebut terdapat banyak kemungkinan sumber temuan parasetamol di laut Jakarta.

Berikut beberapa kemungkinan asal-usul temuan paracetamol di laut Jakarta.

Belum tentu dari Jakarta

Meski lokasi tercemarnya air laut oleh paracetamol ada di Jakarta, peneliti mengungkapkan bahwa belum tentu sumber utamanya berasal dari Jakarta. Bisa jadi ini juga kiriman dari wilayah sekitar Jakarta.

"Banyak sumber potensial yang masuk ke Muara Angke atau Ancol. Jadi karena ini di teluk Jakarta, pemda Jakarta mungkin, tapi nggak," papar Zainal Arifin dalam konferensi pers virtual, Senin (4/10/2021).

"Kita harus tahu bahwa kita peneliti hampir setuju bahwa 60 sampai 80 persen pencemaran itu datangnya dari daratan (land based) sumbernya dari daratan itu kan bisa sampai Bogor, Bodetabek," lanjutnya.

Limbah industri

Kemungkinan, pengelolaan limbah dari rumah sakit dan industri farmasi tidak berfungsi optimal sehingga mencemari lingkungan di sekitarnya.

"Jadi sisa-sisa obat itu masuk ke sungai kemudian ke pantai," jelasnya.

Gaya hidup juga bisa menjadi sumber pencemaran paracetamol. Selengkapnya di halaman berikut.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Faktor dan Penanganan untuk Pencemaran Paracetamol Menurut Peneliti"
[Gambas:Video 20detik]