Rabu, 06 Okt 2021 22:25 WIB

COVID-19 Melandai, Menkes Kenang Masa-masa RS Nyaris 'Kolaps'

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Menkes Budi Gunadi Sadikin Menkes Budi Gunadi Sadikin (Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Situasi COVID-19 di Indonesia saat ini terus menunjukkan perbaikan yang signifikan. Belakangan ini pun angka kasus harian COVID-19 jauh lebih rendah sejak Juli 2021 lalu.

Melihat ini, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin pun menceritakan kembali situasi Indonesia saat terjadi lonjakan kasus COVID-19 pada Juli 2021. Saat itu, rumah sakit di Indonesia nyaris kolaps karena tidak bisa menampung pasien Corona yang terus berdatangan.

Menkes Budi mengungkapkan daya tampung maksimal rumah sakit di seluruh Indonesia sekitar 600 ribu. Pada saat itu, ia pun merasa cemas karena jumlah kasus sudah lebih dari 500 ribu.

"Pada Juli lalu sudah menyentuh 500 ribuan kasus aktif, itu yang sangat mengkhawatirkan karena batasnya 600 ribu kasus aktif. Namun, Alhamdulillah setelah itu turun," ujar Menkes Budi dalam dalam seminar online, Rabu (6/10/2021).

Kasus aktif merupakan pasien COVID-19 yang tengah menjalani perawatan di fasilitas kesehatan atau melakukan isolasi mandiri di rumah. Semakin tingginya kasus aktif, itu akan berpengaruh pada tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit.

Menkes Budi mengatakan sebenarnya ketersediaan tempat tidur di rumah sakit di seluruh Indonesia hanya sebanyak 400 ribu. Dari jumlah itu, sebanyak 30 persen atau sekitar 120 ribu tempat tidur dialokasikan untuk para pasien COVID-19.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Alami Kenaikan Kasus Covid-19, 19 Kota di RI Dipantau"
[Gambas:Video 20detik]