Kamis, 07 Okt 2021 15:31 WIB

Dapat Izin BPOM, Vaksin Zifivax Anhui Potensial Jadi Booster Vaksin COVID-19

Vidya Pinandhita - detikHealth
Jakarta -

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebut vaksin Zifivax yang dikembangkan oleh Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical asal China potensial jadi booster vaksin COVID-19. Vaksin ini baru saja mendapat Izin Penggunaan Darurat (BPOM).

Kepala BPOM, Penny K Lukito, menjelaskan terdapat beragam bentuk booster atau suntikan dosis ketiga mengingat kini vaksinasi dosis 1-2 sudah berjalan. Booster bisa menggunakan vaksin dengan platform yang sama pada dosis 1-2 (homologous), atau berbeda yang kemudian digabungkan (heterologous).

"Saya kira Zivifax ini punya potensi untuk menjadi vaksin booster dan beberapa vaksin lain yang akan uji klinik dalam waktu dekat," ujar Penny dalam konferensi pers virtual, Kamis (7/10/2021).

"Harapannya bisa akan menjadi potensi calon booster ke depannya. Mudah-mudahan kita akan semakin mandiri dalam memberikan vaksin tahap selanjutnya pemberian booster nanti," sambung Penny.

Ia juga menyebut, pemerintah yang akan menentukan pemberian booster untuk semua jenis vaksin COVID-19 yang sudah diberikan. Tugas BPOM yakni memastikan potensi-potensi vaksin tersebut tersedia, serta mendampingi proses pengembangan dan produksi yang diharapkan bisa di dalam negeri.

(vyp/up)