Sabtu, 09 Okt 2021 07:08 WIB

Tingginya COVID-19 Kaltara Disorot WHO, Kemenkes: Kasus Tetap Menurun

Vidya Pinandhita - detikHealth
Poster Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyorot Kalimantan Utara (Kaltara), sebagai provinsi dengan tingkat penularan COVID-19 paling tinggi di Indonesia. Pada 27 September hingga 3 Oktober 2021, penularan COVID-19 di Kalimantan Utara tercatat 56,8 kasus per 100 ribu penduduk.

"Berdasarkan pedoman interim WHO, ini berarti ada risiko tinggi infeksi COVID-19 untuk masyarakat umum dan tingginya jumlah infeksi lokal," tulis WHO dalam laporan mingguan terbaru per 6 Oktober 2021.

Menanggapi hal itu, Kementerian Kesehatan menyebut penurunan kasus tetap terjadi di Kalimantan Utara. Walau memang dari aspek penularan, angkanya lebih tinggi dibanding wilayah-wilayah lain di Indonesia.

"Dalam situation report (sitrep) WHO memang disebutkan Kalimantan Utara tertinggi. Dari insidensi memang tertinggi di Indonesia saat ini, tapi angkanya sudah jauh turun dibandingkan dengan minggu-minggu sebelumnya," terang juru bicara vaksinasi COVID-19 Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi, pada detikcom dan ditulis Sabtu (9/10/2021).

"Jadi ada tren penurunan walau masih tinggi dibandingkan daerah lainnya," sambungnya.

Ada kaitan dengan ledakan kasus COVID-19 Malaysia?

Kalimantan Utara berbatasan langsung dengan Malaysia, negara yang kini diketahui tengah menghadapi lonjakan kasus COVID-19. Namun dr Nadia menyebut tak ada temuan importasi kasus sebagai penyebab tingginya penularan COVID-19 di Kalimantan Utara.

"Sejauh ini dengan surveilans molekuler (sekuensing) kita belum ditemukan adanya importasi dari negara tetangga. Jadi ini kembali lagi tracing dan testing harus ditingkatkan, " pungkas dr Nadia.

Lihat video 'Corona RI Per 8 Oktober: Tambah 1.384 Kasus, 66 Orang Meninggal':

[Gambas:Video 20detik]





Simak Video "Eropa Diamuk Covid-19, WHO Perkirakan 2,2 Juta Nyawa Melayang"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/fds)