Senin, 11 Okt 2021 09:04 WIB

Imunitas dari Vaksinasi COVID-19 Bisa Turun, Haruskah Kita Khawatir?

Firdaus Anwar - detikHealth
Vaksinasi di SMPN 1 Blora, Jawa Tengah. Foto: Febrian Chandra/detikcom
Jakarta -

Beberapa studi melihat bahwa imunitas yang dihasilkan oleh vaksin COVID-19 ataupun infeksi alami bisa menurun seiring berjalannya waktu. Hal ini tampaknya membuat sebagian orang khawatir sampai mulai mencari tempat untuk mendapat dosis ketiga atau booster vaksin.

Ahli penyakit infeksi pernapasan dari University of Rochester School of Medicine, Dr Ann Falsey, menjelaskan masalah penurunan imunitas ini sebetulnya tak perlu terlalu dikhawatirkan. Alasannya orang-orang yang sudah divaksinasi akan tetap memiliki efek perlindungan memadai.

"Kita memang memperkirakan imunitas lama-lama akan turun, tapi ini bukan alasan untuk membuat panik," kata Ann seperti dikutip dari CNN, Senin (11/10/2021).

"Bukan berarti Anda tiba-tiba saja jadi tidak terlindungi, seperti sebelum mendapat vaksin," lanjutnya.

Ann menjelaskan berbagai jenis vaksin COVID-19, seperti Pfizer, Moderna, serta Johnson & Johnson terbukti bisa memberikan efek perlindungan terhadap kejadian infeksi parah. Artinya seseorang yang sudah divaksinasi minim terancam harus sampai dirawat atau meninggal bila pada akhirnya terinfeksi.

"Bukan tidak mungkin di masa depan kita akan membutuhkan booster untuk mencegah kasus parah. Tapi secara umum sebagian besar kasus infeksi breakthrough (infeksi pada yang sudah divaksinasi -red) itu ringan seperti pilek atau flu. Bukan penyakit menakutkan yang sebelumnya kita hadapi," pungkas Ann.



Simak Video "Pemerintah Minta Produsen Vaksin Covid-19 Penuhi Target Pengiriman"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)