Minggu, 17 Okt 2021 18:32 WIB

Merasa Spons Bisa Bikin Perasaan Lega, Wanita Ini Kecanduan Makan Spons

Vidya Pinandhita - detikHealth
Spons cuci piring Ilustrasi. Foto: Getty Images/iStockphoto/tadamichi
Jakarta -

Seorang wanita berusia 44 tahun, Claire Louise Owen, mengaku terpaksa berhenti membeli spons untuk keperluan rumah. Sebab jika di rumahnya terdapat stok spons ia yakin, dirinya tak akan bisa menahan diri untuk memakannya. Kok bisa?

Claire menyebut, dirinya mulai mengunyah spons sejak berusia 14 tahun. Ia menduga, dirinya mengalami kelainan makan bernama 'pica' yang membuatnya menginginkan barang-barang bukan makanan tanpa nilai gizi.

"Saya suka sensasi merobek, memasukkannya ke mulut, merobek, mengunyah, dan menelannya. Teksturnya yang saya suka, rasanya mengerikan," katanya dikutip dari Mirror News UK, Minggu (17/10/2021).

"Jika saya memiliki spons, saya menyimpannya di laci kamar saya dan memakannya dua hingga tiga gigitan sehari sehingga akan bertahan selama sekitar satu minggu," sambung Claire.

Ia menyebut, dirinya tahu bahwa kebiasaan memakan spons tersebut tak baik untuknya. Namun ia tak bisa memungkiri, menghabiskan sepotong spons membuatnya merasa lega. Perasaan lega itu yang terus-menerus membuatnya membeli spons baru untuk dimakan.

"Saya berusaha sangat keras untuk tidak melakukannya. Saya membelinya beberapa bulan yang lalu, mulai memakannya lalu membuangnya ke tempat sampah karena saya tahu saya tidak boleh melakukannya. Saya khawatir soal bagaimana saya bisa mencernanya," kata Claire.

Keinginan Claire untuk memakan spons menjadi-jadi jika ia sedang menstruasi, stres, atau lelah. Ia mengaku, rasa mengidamnya amat sulit ditolak ketika dirinya tengah hamil kedua anak laki-lakinya, William dan Sam. Awalnya ia pikir, keinginannya untuk memakan spons ada kaitan dengan kondisi hormonal.

Hingga kini, Claire belum menemui dokter untuk memahami kecanduannya memakan spons. Simak kisahnya di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Bisakah Agama Bantu Atasi Stres?"
[Gambas:Video 20detik]