Kamis, 21 Okt 2021 13:40 WIB

Sukses Dicangkokkan ke Manusia, Kenapa Ginjal Babi yang Dipilih?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
close up of a pigs face on a truck, behind bars Ilmuwan sukses mentransplantasikan ginjal babi ke manusia (Foto: Getty Images/iStockphoto/pidjoe)
Jakarta -

Pertama kalinya, para ilmuwan sukses mencangkokkan ginjal babi ke manusia. Dengan modifikasi genetik, ginjal tersebut tidak memicu reaksi penolakan dan bisa berfungsi 'cukup normal'.

Para ilmuwan di NYU Langone Health melakukan transplantasi tersebut pada pasien kematian otak dengan gangguan fungsi ginjal. Eksperimen dilakukan atas persetujuan keluarga pasien.

Ngomong-ngomong, kenapa dipilih ginjal babi?

Dikutip dari Livescience, babi memiliki sejumlah kelebihan untuk diambil organnya dalam transplantasi. Dibanding primata, babi lebih memungkinkan diambil organnya karena sudah banyak dibudidayakan untuk sumber pangan.

Kelebihan lainnya, babi mudah berkembang biak dan memiliki periode kehamilan yang singkat. Organ tubuh yang dimiliki pun hampir mirip dengan manusia.

Kekurangannya, jaringan tubuh babi memiliki gen yang mengkode molekul gula yakni alpha gal. Molekul ini memicu penolakan oleh sistem imun manusia.

Dalam eksperimen transplantasi ginjal babi, gen inilah yang dimodifikasi sehingga tidak mengalami penolakan.



Simak Video "Begini Proses Transplantasi Ginjal Babi ke Manusia"
[Gambas:Video 20detik]
(up/naf)