Kamis, 28 Okt 2021 19:02 WIB

Penting! 7 Cara Mengejan yang Benar Saat Melahirkan

Syifa Aulia - detikHealth
Ibu hamil Ilustrasi. Foto: Getty Images/iStockphoto/
Jakarta -

Sebelum melahirkan, ibu hamil harus mengetahui bagaimana cara mengejan yang benar agar lancar ketika melahirkan. Sebagian ibu hamil mungkin belum memiliki persiapan akan hal itu, sehingga bisa menguras energi sebelum bukaan lengkap.

Dikutip dari Parents, Kamis (28/10/2021), cara terbaik menurut teknik medis konvensional untuk melahirkan adalah sering berlatih mengejan. Selama persalinan, mengejan juga harus dilakukan sesuai waktu yang ditentukan. Biasanya dokter persalinan akan mengarahkan ibu hamil untuk melakukan persiapan mulai dari menempelkan dagu, mengencangkan perut, hingga mengejan.

Di samping itu, sejumlah penelitian menganggap teknik medis konvensional untuk melahirkan kurang tepat.

"Mengejan yang dikondisikan seperti teknik konvensional dapat membahayakan ibu dan bayi," kata Amy Romano, CNM, bidan yang berbasis di Amerika.

Dikutip dari WhattoExpect, berikut ini langkah mengejan yang tepat saat melahirkan:

1. Dorong seperti sedang buang air besar

Tubuh harus berada dalam posisi rileks, kemudian fokus dan lakukan mengejan seperti sedang buang air besar.

2. Tempelkan dagu ke dada

Pastikan dagu menempel ke dada saat mengejan. Cara ini akan membantu ibu hamil untuk lebih fokus mengejan.

3. Lakukan secara maksimal

Saat mengejan untuk melahirkan, kerahkan semua energi secara maksimal. Semakin banyak energi yang diberikan untuk mengejan, semakin cepat bayi keluar.

4. Fokus

Melahirkan sering kali membuat ibu hamil menjadi gugup atau panik. Untuk mengatasinya, pertahankan diri agar tetap fokus mengejan.

5. Ubah posisi

Jika mengejan tidak berhasil untuk mengeluarkan bayi, cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengubah posisi tubuh menyamping ke kiri atau ke kanan.

6. Percaya insting

Tarik nafas lebih dalam saat mengalami kontraksi, kemudian mengejan dengan energi maksimal. Jangan lupa untuk tetap menarik nafas lalu hembuskan, lakukan secara berulang. Tetap percaya dengan usaha yang dilakukan bahwa mengejan akan berhasil mengeluarkan sang buah hati.

7. Istirahat di antara kontraksi

Selama kontraksi terjadi, istirahat juga diperlukan untuk mengisi energi. Tujuannya agar tidak kehabisan tenaga saat mengejan di putaran selanjutnya.

KLIK DI SINI UNTUK KE HALAMAN SELANJUTNYA



Simak Video "Strategi Menkes Budi Tekan Angka Kematian Pada Ibu Melahirkan"
[Gambas:Video 20detik]
(Syifa Aulia/up)