Minggu, 07 Nov 2021 11:07 WIB

Viral Gegara Pakai Hand Body Lotion Palsu, Kulit Wanita Ini Jadi Gosong

Syifa Aulia - detikHealth
Viral korban krim pemutih palsu. Foto: Tangkapan layar/TikTok
Jakarta -

Seorang wanita asal Palembang, Sumatera Selatan, menjadi korban dari losion hand body palsu. Kejadian ini diceritakan langsung oleh dokter estetika Sherren Dhillon, MBBS, melalui akun TikTok @makeupxsherren.

Dia mengatakan pasien tersebut memakai losion hand body tanpa merek dan tidak memiliki nomor BPOM untuk memutihkan kulit. Namun, produk tersebut membuat kulit pasien menjadi kemerahan hingga menghitam.

"Halo hari ini kita kedatangan korban lagi ya. Korban hand body abal-abal. Pertama kulit mbaknya itu seperti ini ya aslinya, terus hanya dalam satu bulan pemakaian dari si hand body itu langsung mutih seperti ini. Tapi setelah itu mulai kemerahan. Mbaknya sempat berobat di tempat lain cuman malah jadinya gosong," ungkap dr Sherren.

"Ini juga memang efek awalnya itu dari penggunaan krim abal-abal. Jadi buat kalian semua ini jadi pelajaran lagi ya buat kita. Hati-hati jangan hanya mengharapkan putih tapi kulitnya jadi rusak, yang penting sehat," sambung dia.

Berdasarkan tampilan krim pemutih tersebut, dr Sherren mencurigai adanya kandungan campuran hydroquinone dan steroid. Dia menjelaskan hydroquinone berfungsi untuk memutihkan kulit secara instan.

"Hydroquinone yang bisa memutihkan kulit secara instan akan disandingkan dengan asam retinoat yang berfungsi membuat kulit agar hydroquinone masuk lebih cepat. Hasilnya, kulit akan putih dalam seketika," jelas dr Sherren.

Dia menjelaskan bahwa hydroquinone tidak dianjurkan sebagai kandungan losion pemutih. Sebab, jika digunakan dalam enam bulan atau lebih akan mengakibatkan efek samping pada kulit. Seperti kulit perih, rasa terbakar, kering, hingga menjadi kehitaman.

@makeupxsherren

Semoga ga ada yang jadi korban lagi ya 🙏🏽 #handbodyabalabal #creamabalabal

♬ Just The Two of Us - Kauai45 & Sweet Cocoa

Jenis perawatan yang digunakan

Saat dikonfirmasi oleh detikcom, dr Sherren mengatakan pasien tersebut diberi perawatan dermashine rejuvenation. Pasien akan diberikan serum yang berasal dari darahnya. Selanjutnya menggunakan teknik microneedling.

"Jadi memang teknik ini sudah cukup dikenal karena bisa merangsang pembentukan kolagen dalam kulit. Supaya kulitnya kembali sehat, setidaknya kembali ke 70 atau 80 persen, karena kalo 100 persen itu sepertinya nggak bisa dijanjiin ya. Apalagi yang kasusnya lumayan berat seperti ini," ungkap dr Sherren dari Klinik Kecantikan Athena Palembang pada detikcom dan ditulis Minggu (7/11/2021).

Selain teknik tersebut, pasien akan dibantu dengan infus whitening platinum. Sebab, cairan infus tersebut mengandung multivitamin yang berfungsi untuk mencerahkan dan menyehatkan kulit.



Simak Video "Bang Edy Sulap Sampah Jadi Lukisan Senilai Rp 200 Juta"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)