Sabtu, 13 Nov 2021 09:14 WIB

Awas! Sering Lapar Bisa Jadi Tanda Diabetes

Astika - detikHealth
Ilustrasi Makan Kue Foto: Shutterstock
Jakarta -

Lapar sebenarnya merupakan hal yang wajar, terutama usai beraktivitas yang banyak menguras energi. Namun, kondisi lapar yang berlangsung secara terus menerus padahal sudah makan bisa jadi tanda seseorang mengidap diabetes.

Diabetes merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah yang melebihi batas normal, yakni gula darah sewaktu (tanpa puasa) di atas 200 mg/dL dan gula darah puasa di atas 126 mg/dL.

Diabetes juga dikenal sebagai silent killer disease, yakni penyakit yang diam-diam bisa membunuh. Pasalnya, diabetes kerap tidak menunjukkan gejala apapun pada fase awal dan jika dibiarkan terus bisa berbahaya untuk kesehatan.

Berbicara dalam talkshow I Give My #Hands4Diabetes Tropicana Slim, Jumat (12/11/2021), dr Martha Rosana, SpPD, selaku staff Divisi Endokrin, Metabolik dan Diabetes Departemen Penyakit Dalam RSCM-FKUI menyampaikan bahwa kondisi lapar secara terus menerus padahal sudah makan bisa menjadi gejala diabetes.

"Kondisi pada pengidap diabetes adalah gula yang banyak itu hanya mutar-mutar saja di dalam darah dan tidak bisa masuk ke dalam sel untuk diubah menjadi bahan bakar (energi). Akibatnya, tubuh (sel) akan terus mengirim sinyal ke otak bahwa sedang lapar atau kurang makan," ujar dr Martha.

"Karena lapar terus, akhirnya tubuh cari sumber lain seperti dari otot. Makanya, sering dijumpai pengidap diabetes yang baru terdiagnosa mengeluhkan berat badan turun secara drastis dalam waktu 3-6 bulan," imbuhnya.

Selain mudah lapar, pengidap diabetes juga sering mengeluhkan sering buang air kecil dan sering minum. Atau dalam istilah medisnya 3P, yakni Poliuria (sering buang air kecil), Polidipsia (sering haus), dan Polifagia (sering lapar).

Maka, jika seseorang sudah menunjukkan ketiga gejala tersebut ditambah adanya riwayat diabetes dalam keluarga, disarankan untuk melakukan pemeriksaan gula darah di fasilitas kesehatan terdekat.



Simak Video "Kata Dokter Soal Pemanis Buatan untuk Pengidap Diabetes"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)