Minggu, 14 Nov 2021 05:00 WIB

Rusia Juga Diamuk Corona, Lagi-lagi Cetak Rekor 1.241 Kematian

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Dalam 24 jam terakhir, Rusia mencatatkan rekor kematian imbas Corona mencapai 652 orang sehari. Angka tersebut merupakan yang tertinggi hingga saat ini. Ilustrasi COVID-19 (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Pandemi COVID-19 masih belum berakhir, kasusnya melonjak di sejumlah wilayah termasuk Eropa dan Rusia. Bahkan di Rusia, rekor kematian kembali terpecahkan pada Sabtu (13/11/2021).

Tercatat sebanyak 1.241 kasus kematian terjadi dalam satu hari, tertinggi di negeri beruang putih tersebut sejak pandemi COVID-19 melanda. Angka ini menggenapkan jumlah kasus kematian di Rusia menjadi 254.167 kasus.

Di hari yang sama, tercatat 39.256 kasus konfirmasi positif sehingga total mencapai 9.031.851 kasus. Sedangkan kasus pasien sembuh tercatat sebanyak 33.802 kasus, sehingga total menjadi 7.754.764 kasus.

Peningkatan kasus positif maupun kematian yang dimulai sejak pertengahan September tampak melandai dalam beberapa pekan belakangan, tetapi satgas COVID-19 setempat kembali mencatat lonjakan. Rekor kematian sebelumnya dicatatkan pada Rabu (10/11/2021).

Sementara itu, Inggris dan Jerman masih menjadi wilayah dengan peningkatan kasus COVID-19 paling tinggi di Eropa pada Sabtu (13/11/2021). Inggris mencatatkan 38.351 kasus dan 157 kematian, sedangkan Jerman 35.376 kasus dan 109 kasus kematian.

Vaksinasi tertarget

Peningkatan kasus COVID-19 di Eropa juga menjadi sorotan organisasi kesehatan dunia WHO. Dalam sepekan, wilayah ini mencatatkan hampir 2 juta kasus yang merupakan catatan angka tertinggi sejak pandemi berlangsung.

Sekjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengingatkan, vaksinasi yang tepat sasaran penting untuk mengatasi lonjakan kasus COVID-19. Meningkatkan cakupan vaksinasi memang penting, tetapi tidak kalah penting adalah menentukan sasaran yang tepat.

"Tidak hanya soal berapa banyak yang divaksinasi. Ini adalah tentang siapa yang divaksinasi," kata Tedros.

"Tidak masuk akal menyuntikkan booster pada orang dewasa sehat, atau pada anak-anak, ketika tenaga kesehatan, lansia, dan kelompok rentan lainnya di dunia masih menunggu giliran mendapat dosis pertama," tegasnya.



Simak Video "DKI Jakarta Peringkat 47 Kota Respons Covid-19 Terbaik Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)