Selasa, 16 Nov 2021 12:56 WIB

Ragukan Klaim Menko PMK, IDAI Pastikan Vaksinasi 6-11 Tahun Belum Dimulai

Vidya Pinandhita - detikHealth
MANAUS, BRAZIL - MAY 21: An indigenous woman wearing a protective mask holds her kids while waiting for vaccination at Parque das Tribos community, on May 21 2020 in Manaus, Brazil.  Medical teams from Healths Secretary of Manaus area performing vaccination against flu and testing to detect coronavirus (COVID-19) infecctions on indigenous  communities. (Photo by Andre Coelho/Getty Images) Ilustrasi vaksinasi COVID-19 untuk anak. Foto: Getty Images/Andre Coelho
Jakarta -

Beredar informasi program vaksinasi COVID-19 untuk anak-anak berusia 6 sampai 11 tahun di Papua sudah dimulai. Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy di salah satu puskesmas, Sabtu (13/11/2021). Namun, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memberi penjelasan berbeda.

"Alhamdulillah, tadi sudah dilaporkan, di sini (Kelurahan Entrop) vaksinasi tahap pertama sudah 60 persen lebih, dan tahap keduanya sudah 30 persen lebih," ujarnya, dikutip dari keterangan Kemenko PMK, Selasa (16/11/2021).

"Sekarang juga sudah mulai memvaksin anak-anak. 11 tahun ke bawah," katanya.

Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Piprim Basarah Yanuarso, menyebut vaksinasi COVID-19 untuk anak-anak berusia 6 sampai 11 tahun belum dimulai. Namun, pihaknya mengaku tidak tahu perihal kekhususan vaksinasi COVID-19 anak di Papua.

"Tunggu instruksi dari Kementerian Kesehatan," ujar Piprim saat dihubungi detikcom, Selasa (16/11/2021).

Ia menambahkan, juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut program tersebut baru bakal dimulai paling cepat awal 2022.

"Yang jelas dari dr Nadia jubir Kemenkes bilang paling cepat awal tahun 2022," ujar Piprim.

"Nggak tahu kalau ada kekhususan di Papua," pungkasnya,



Simak Video "Penegasan WHO soal Vaksin Covid-19 Bisa Kurangi Keparahan Omicron"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)