ADVERTISEMENT

Selasa, 16 Nov 2021 14:35 WIB

Misteri Mens Berantakan Usai Vaksin Terungkap, Ini Faktanya

Ayunda Septiani - detikHealth
Scientists are done research on vaccine in laboratory with test tubes on Covid19 Coronavirus type for discover vaccine. Foto ilustrasi. (Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/chayakorn lotongkum)
Jakarta -

Beberapa waktu lalu sebuah laporan menyebut ribuan perempuan yang tersebar di berbagai negara melaporkan adanya perubahan sementara pada pola menstruasi pasca menerima vaksin COVID-19.

Perubahan ini termasuk penundaan waktu siklus haid, jumlah darah menstruasi yang lebih banyak dari biasanya, hingga nyeri yang terasa lebih signifikan di beberapa bagian tubuh.

Namun, kabar ini ditepis oleh penelitian terbaru yang dilakukan terhadap 1.273 perempuan di Inggris. Studi terbaru menemukan fakta bahwa tidak ada kaitannya antara vaksinasi COVID-19 dengan berubahnya siklus menstruasi pada perempuan.

Menurut laporan yang dipublikasikan pada hari Senin (16/11/2021, di jurnal medRxiv, para wanita dalam penelitian ini menyimpan catatan yang cermat tentang bagaimana siklus menstruasi dan tanggal vaksinasi mereka.

"Kami tidak menemukan adanya korelasi bahwa vaksin COVID-19 mengubah siklus menstruasi wanita," jelas Victoria Male dari Imperial College London.

Peneliti tidak menutup kemungkinan bila ada data lainnya jika penelitian dilakukan terhadap populasi yang lebih luas di negara lain.

"Penting untuk dicatat bahwa kebanyakan orang yang melaporkan perubahan seperti itu setelah vaksinasi menemukan bahwa menstruasi mereka kembali normal pada siklus berikutnya," tambahnya.

Adapun untuk memperoleh perlindungan yang optimal, seseorang harus mendapatkan dua kali dosis vaksin. Sayangnya, belum semua orang mendapat vaksin dosis kedua.



Simak Video "Kasus Harian Covid-19 Jepang Tembus 100.000"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT