Rabu, 17 Nov 2021 18:01 WIB

Filipina Setujui Vaksin COVID-19 Novavax Buatan India untuk 18 Tahun ke Atas

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
The hands in blue glove of the scientist hold the processor Ilustrasi vaksin COVID-19 (Foto: Getty Images/iStockphoto/Alernon77)
Jakarta -

Filipina memberikan izin penggunaan darurat (EUA) vaksin COVID-19 Novavax. Hal ini diungkapkan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) setempat.

"Vaksin nanopartikel, di bawah nama merek Covovax, akan diproduksi oleh Serum Institute di India, dan telah disetujui untuk digunakan pada orang dewasa berusia 18 tahun ke atas," kata kepala badan tersebut Rolando Enrique Domingo dalam briefing publik, dikutip dari Reuters.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI sebelumnya juga menyebut Indonesia sudah menyetujui vaksin Covovax. Kepala BPOM RI Penny K Lukito menjelaskan vaksin tersebut berbeda dengan yang diproduksi di Amerika, hingga saat ini belum mendapat izin penggunaan darurat.

"Jadi yang sudah mendapatkan izin EUA dari BPOM adalah vaksin Covovax, jadi Covovax dan vaksin Novovax itu memang vaksin yang sama, tapi Novavax itu yang diuji klinik di Amerika dan diproduksi di Amerika dan dalam proses tersebut mereka belum mendapatkan EUA memang dari US FDA," beber Penny dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, Senin (8/11/2021).

"Karena alasannya adalah mereka proses produksinya belum stabil ya, iya jadi produksi komersialnya belum konsisten, jadi masih ada tahapan tes-tes lagi yang mereka belum selesaikan sehingga prosesnya dengan US FDA belum mendapatkan EUA," sambung Penny.



Simak Video "Novavax Klaim Vaksin Protein Terbukti Aman untuk Anak Usia 12-17 Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)