Jumat, 19 Nov 2021 11:10 WIB

4 Fakta di Balik Atlet Tenis Terlibat Skandal Seks dengan Eks Wakil PM China

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Chinas Peng Shuai reacts during her first round singles match against Japans Nao Hibino at the Australian Open tennis championship in Melbourne, Australia, Tuesday, Jan. 21, 2020. (AP Photo/Andy Brownbill) Peng Shuai. (Foto: AP/Andy Brownbill)
Jakarta -

Beberapa waktu lalu, atlet tenis ternama di China Peng Shuai menjadi pusat perhatian usai mengaku dipaksa berhubungan seksual oleh mantan Wakil Perdana Menteri China, Zhang Gaoli. Namun, usai pengakuan dimuat dalam medsos pribadinya, atlet berusia 35 tahun ini tampak menghilang dari publik.

Adanya pengakuan Peng Shuai ini memicu munculnya gerakan #MeToo dan menyerang perwakilan teratas dari Partai Komunis China yang berkuasa.Dikutip dari Channel News Asia, berikut beberapa hal yang perlu diketahui soal kasus yang menyeret atlet tersebut.

Soal tuduhan

Kasus ini berawal pada 2 November 2021 saat Peng Shuai memposting pengakuannya di akun Weibo miliknya. Dalam postingannya, ia mengklaim bahwa dirinya telah dipaksa berhubungan seks oleh mantan wakil Perdana Menteri Zhang Gaoli.

Namun, usai klaim itu muncul Zhang masih belum memberikan tanggapannya.

Kata kunci Peng Shuai 'diblokir' di media sosial

Namun, tak lama postingan tersebut dihapus, media sosial Peng menghilang, dan pemerintah China dilaporkan memblokir kata kunci Peng Shuai dan tenis di media sosial Weibo.

Meski sudah dihapus, ternyata nama Peng Shuai masih muncul di hasil pencarian online di China. tetapi, terkait tuduhannya sudah tidak ada lagi.

Muncul #WhereIsPengShuai

Usai kabar menghilangnya Peng Shuai, muncul tagar #WhereIsPengShuai di Twitter. Para atlet tenis menggunakan tagar tersebut untuk menyuarakan keprihatinan untuk Peng.

Atlet tenis lainnya seperti Naomi Osaka dan Novak Djokovic mengaku terkejut dengan kabar ini. "Sejujurnya, ini mengejutkan bahwa dia hilang," kata Novak Djokovic.

Respons resmi

Asosiasi Tenis Wanita (WTA) mendesak agar kasus Peng ini segera diinvestigasi sepenuhnya secara adil, transparan, dan tanpa sensor. Ketua WTA Steve Simon mengatakan bahwa dari beberapa sumber menyatakan bahwa Peng dalam keadaan aman.

Soal email Peng Shuai

Belum lama ini, muncul di Twitter tangkapan layar yang diklaim sebagai email dari Peng Shuai kepada pihak WTA. Isinya mengklaim bahwa tuduhan yang diunggahnya waktu itu 'tidak benar' dan dia saat ini sedang 'beristirahat di rumah, dan semuanya baik-baik saja'.

Tetapi, pesan itu masih diragukan kebenarannya. Bahkan, Simon mengatakan kemunculan pesan tersebut semakin membuatnya khawatir.



Simak Video "Pengalaman Vaksinasi Booster di JIExpo Kemayoran"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)