Kamis, 25 Nov 2021 12:00 WIB

Anggiat Pingsan karena Penggumpalan Darah Otak, Ini Gejala dan Faktor Risikonya

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Anggiat Pasaribu mencabut laporan terkait keributan dengan Anggota DPR Arteria Dahlan di Bandara Soekarno-Hatta. Anggiat turut meminta maaf kepada Arteria. Anggiat Pasaribu pingsan, wanita yang cekcok dengan Arteria Dahlan dan sempat mengaku anak jenderal. (Foto: Andhika Prasetia)
Jakarta -

Cekcok Arteria Dahlan dengan Anggiat Pasaribu berujung permintaan maaf. Anggiat yang sempat mengaku sebagai 'anak jenderal' itu mengaku khilaf.

Namun, tiba-tiba saja Anggiat pingsan pada Rabu (24/11/2021) usai mencabut laporan polisi terhadap Arteria. Pihak keluarga menyebut dirinya tengah sakit.

"Memang dia sakit. Dia ada penggumpalan darah di otak, udah pernah diangkat juga operasinya itu," jelas pihak keluarga, Clanse Pakpahan Kamis (25/11/2021).

Anggiat Pasaribu pingsan di Polresta Bandara Soekarno-Hatta usai beri keterangan soal cekcok dengan Arteria Dahlan, Rabu (24/11/2021).Anggiat Pasaribu pingsan di Polresta Bandara Soekarno-Hatta usai beri keterangan soal cekcok dengan Arteria Dahlan, Rabu (24/11/2021). Foto: Anggiat Pasaribu pingsan di Polresta Bandara Soekarno-Hatta usai beri keterangan soal cekcok dengan Arteria Dahlan (Khairul Ma'arif/detikcom)

Apa itu penggumpalan darah?

Dikutip dari Healthline, gumpalan di salah satu pembuluh darah bisa sangat berbahaya bahkan mengancam jiwa. Jika gumpalan darah pecah dan mengalir melalui pembuluh darah ke jantung dan paru-paru, itu bisa menghambat aliran darah. Ini adalah keadaan darurat medis.

Ada beberapa jenis penggumpalan atau pembekuan darah. Ketika gumpalan terjadi di arteri disebut dengan pembekuan darah di arteri. Gejalanya bisa memicu rasa sakit parah, kelumpuhan bagian tubuh atau keduanya, bahkan bisa menyebabkan serangan jantung atau stroke.

Gejala

Gumpalan darah yang terjadi di vena disebut pembekuan darah vena. Jenis gumpalan ini mungkin menumpuk lebih lambat dari waktu ke waktu, tetapi mereka masih bisa mengancam jiwa. Jenis gumpalan vena yang paling serius disebut deep vein thrombosis.

Adapula pembekuan yang terjadi di otak atau disebut stroke. Gejalanya juga beragam seperti berikut, dikutip dari Healthline dan Cleveland Clinic.

  • Sakit kepala tiba-tiba
  • Masalah berbicara atau melihat
  • Ketidakmampuan untuk bergerak atau merasakan satu sisi tubuh dan terkadang kejang.

Gejala pembekuan darah akan tergantung di mana gumpalan terbentuk di tubuh. Beberapa orang mungkin tidak mengalami gejala sama sekali.

Faktor risiko

Mereka yang memiliki risiko lebih tinggi terkena penggumpalan darah atau pembekuan darah ini meliputi:

  • Usia, terutama jika berusia di atas 65 tahun
  • Perjalanan panjang, seperti perjalanan yang menyebabkan Anda duduk lebih dari empat jam dalam satu waktu
  • Istirahat di tempat tidur atau tidak bergerak untuk waktu yang lama
  • Kegemukan
  • Kehamilan
  • Riwayat keluarga pembekuan darah
  • Merokok
  • Kanker
  • Pil KB tertentu.


Simak Video "Luapkan Emosimu Di Sini, Hancurkan Saja Semua Hingga Berkeping!"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)