Selasa, 30 Nov 2021 12:01 WIB

Pneumonia Disebut Jadi Penyebab Meninggalnya Ameer Azzikra, Kondisi Apa Itu?

Firdaus Anwar - detikHealth
Ameer Azzikra lamaran Foto: (Febri/detikcom)
Jakarta -

Ameer Azzikra, putra kedua almarhum Ustadz Arifin Ilham, dikabarkan meninggal dunia pada Senin (29/11/2021), di usia 20 tahun. Penyebab meninggalnya Ameer disebut karena kondisi infeksi paru-paru yang berujung pneumonia.

Salah satu kerabat, Hanny Kristianto, menjelaskan awalnya Ameer dirawat di rumah sakit karena keluhan sakit pada bagian tubuhnya. Setelah diperiksa ia ternyata mengalami komplikasi karena infeksi pada paru-paru dan liver.

"Awalnya dipikir DB (demam berdarah). (Ternyata) sakit ya infeksi paru dan liver," kata Hanny saat ditemui di pemukiman Azzikra, kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat, seperti dikutip dari detikHot.

Dalam kesempatan berbeda, Hanny juga sempat menjelaskan infeksi paru-paru yang dialami Ameer sampai pada tahap pneumonia.

Apa itu pneumonia?

Dikutip dari Mayo Clinic, pneumonia adalah kondisi peradangan pada kantong udara (alveoli) yang ada di paru-paru karena infeksi bakteri, virus, atau jamur. Kantong udara tersebut bisa terisi oleh cairan bahkan nanah, sehingga membuat seorang pasien sulit bernapas, batuk-batuk, dan demam.

Pneumonia dapat berakibat fatal karena tubuh jadi tidak mendapat suplai oksigen yang cukup. Kematian biasanya terjadi pada orang-orang dengan kondisi imun yang lemah atau sudah memiliki penyakit lain.

Ada berbagai gejala yang bisa menandakan adanya pneumonia di dalam tubuh, seperti:

  1. Batuk berdahak atau berlendir
  2. Demam
  3. Berkeringat atau malah kedinginan
  4. Sesak napas, saat beraktivitas ataupun beristirahat
  5. Nyeri dada terutama saat bernapas atau batuk
  6. Mudah lelah
  7. Selera makan berkurang
  8. Mual dan muntah
  9. Sakit kepala


Simak Video "Taiwan Desak China Beberkan Detail Wabah Virus Korona Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/kna)